Breaking News:

Kodim 1618 TTU dan Masyarakat Gotong-royong Bangun Fasilitas Umum

Personel TNI dari Kodim 1618/TTU dan masyarakat bergotong royong membangun fasilitas umum

POS-KUPANG.COM/Dokumentasi Kodim 1618/TTU
Pose aksi gotong royong TNI dan warga dalam kegiatan pra TMMD membangun jalan, gedung sekolah dan MCK di Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu. 

Personel TNI dari Kodim 1618/TTU dan masyarakat bergotong royong membangun fasilitas umum

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Dalam upaya mendukung pembangunan di Kabupaten TTU, para prajurit TNI Kodim 1618/TTU bergotong royong bersama masyarakat Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu membangun fasilitas umum untuk menyukseskan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa ( TMMD) ke 110 yang berlangsung di Wilayah tersebut
.
Pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari wujud nyata dukungan dari Kodim 1618/TTU bagi Pemerintah Daerah dalam percepatan dan Pemerataan pembangunan di Kabupaten TTU.

Ketua MPR RI Bamsoet dan Obsesi Mobil Listrik: Jakarta-Bali Hanya Perlu Rp 250 Ribu

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu 21/02/2021 mengatakan, Kodim 1618/TTU telah melaksanakan kegiatan Pra-Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke 110 di Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu sejak pekan lalu.

Pelaksanaan kegiatan Pra-TMMD tersebut sesuai jadwal berakhir pada Sabtu 27/02/2021 mendatang dan akan dilanjutkan dengan kegiatan pembukaan TMMD ke 110 tahun 2021 pada Selasa, 02/04/2021. Hingga kini, progress pelaksanaan kegiatan fisik dalam Pra- TMMD telah mencapai 13 persen dan dipastikan akan mencapai 25 persen pada penutupan Pra-TMMD nanti.

Terminal Kota Betun Belum Berfungsi

" Kegiatan Pra-TMMD tersebut melibatkan 20 orang prajurit dari Koramil 1618-06/ Biboki Anleu, dibantu oleh kurang lebih 70 orang masyarakat setiap harinya," jelasnya.

Menurut Letkol Arm Roni, sasaran pengerjaan fisik dalam kegiatan TMMD ke-110 tahun 2021 adalah pembangunan empat buah ruang kelas di SD Manoni dengan ukuran masing-masing 5 x 7 meter dan tinggi 3,5 meter serta pembangunan rabat jalan sepanjang 376 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 centimeter. Rabat jalan tersebut akan dikerjakan dari arah jalan trans Atambua hingga ke lokasi SD Manoni.

Dalam kegiatan pra-TMMD tersebut, Kodim 1618/TTU fokus pada pengerjaan sasaran fisik. Sementara ini, progress pengerjaan sasaran fisik telah mencapai 13 %. Berdasarkan target yang ada, progress pengerjaan fisik sudah harus mencapai 25 persen pada saat penutupan Pra-TMMD nanti. Dengan demikian, target kegiatan fisik maupun non fisik dapat terlaksana dan tuntas pada saat penutupan TMMD nanti.

Menurutnya, untuk pengerjaan pembangunan ruang kelas di SD Manoni telah dilakukan fondasi bawah, sedangkan slof akan dilaksanakan nanti. Sementara terkait pengerjaan rabat jalan baru akan dimulai ploting material.

" Targetnya sampai pada pembukaan mungkin sampai dengan 25 persen atau 30 persen. Minggu ini full sampai tanggal 27, mudah-mudahan sampai 25 persen," bebernya.

Lebih lanjut disampaikan Letkol Arm Roni, untuk menyukseskan Kegiatan Kemenunggalan di Desa Motadik tersebut, pihaknya sedang membangun koordinasi dengan sejulah OPD serta BUMN dan BUMD di wilayah Kabupaten TTU terkait pelaksanaan sasaran tambahan TMMD yakni pembangunan 3 unit MCK. Lokasi pembangunan MCK tersebut berada tepat di belakang SD Manoni.

"Kita masih berkoordinasi dengan rekan-rekan di dinas terkait serta BUMN dan BUMD, untuk membantu pelaksanaan sasaran tambahan berupa tiga unit MCK, yang dibangun tepat di belakang SD. Sekarang fondasinya sudah jadi,"tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Penulis: Dionisius Rebon
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved