Breaking News:

Pasar Balauring Sudah Diresmikan, Bagaimana Nasib Pasar Pada Nubatukan?

Setelah Pasar Rakyat Balauring sudah diresmikan, bagaimana nasib Pasar Pada Nubatukan?

POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Pasar Pada Karolus Wayong memastikan secara keseluruhan pekerjaan bangunan fisik pasar senilai Rp 5 miliar lebih itu sudah tuntas. 

Setelah Pasar Rakyat Balauring sudah diresmikan, bagaimana nasib Pasar Pada Nubatukan?

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur telah meresmikan Pasar Rakyat Balauring, Kecamatan Omesuri pada Senin (25/1/2021) lalu.

Namun, hingga kini masih ada satu bangunan pasar yang belum bisa dimanfaatkan yakni gedung Pasar Pada, Kecamatan Nubatukan. Gedung pasar rakyat ini didirikan pada 2018 silam dan hingga kini kondisinya memprihatinkan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Pasar Pada Karolus Wayong memastikan secara keseluruhan pekerjaan bangunan fisik pasar senilai Rp 5 miliar lebih itu sudah tuntas.

HMI Cabang Ende Komisariat Kabupaten Sikka Peringati Milad HMI Ke-74 Tahun

"Masih ada beberapa seng yang terlepas dan sedang diperbaiki," kata Karolus saat dihubungi, Jumat (19/2/2021).

Menurutnya, beberapa lembar seng yang terlepas itu juga sudah diperbaiki. Namun, kendala cuaca yang buruk sedikit menunda proses perbaikan tersebut.

"Kemarin sebagian sudah, tapi cuaca nih jadi kemungkinan dalam minggu ini kalau cuaca baik bisa diselesaikan," ujarnya.

Jasad Aci Emy Banyak Luka Tusuk

Sementara itu, Karolus juga memastikan kalau rolling door (pintu geser) yang selama ini belum ada juga sudah dipasang oleh pihak kontraktor.

Sebagai informasi, Anggaran pembangunan pasar berasal dari Dana Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Perdagangan dan dikerjakan oleh PT Kalimasada Zaharaa Jaya dengan nomenklatur Pembangunan Pasar Rakyat Kecamatan Nubatukan.

Tim dari Kementerian Perdagangan sudah datang untuk melihat langsung kemajuan fisik yang ada dan ternyata dalam kegiatan monitor ada beberapa catatan soal rolling door dan ada beberapa hal yang belum masuk finishing.

Pada akhir Agustus 2020 kemarin pihak kementerian datang lagi untuk melihat gedung pasar tersebut untuk kedua kalinya. Mereka temukan juga masalah yang sama belum teratasi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved