Breaking News:

Bupati Ende Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan dan Sukseskan Program TOSS

Bupati Ende, Djafar Achmad bersama Dandim 1602 Ende Letkol Inf Nelson Paido Makmur dan Pimpinan OPD memungut sampah

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Bupati Ende Djafar Achmad bersama Dandim 1602 Ende Letkol Inf Nelson Paido Makmur pungut sampah di Pantai Mbongawani Ende, Jumat (19/2/2021). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Bupati Kabupaten Ende ( Bupati Ende), Djafar Achmad bersama Dandim 1602 Ende Letkol Inf Nelson Paido Makmur dan Pimpinan OPD memungut sampah di Pantai Mbongawani Ende.

Lewat aksi pungut sampah tersebut, Bupati Djafar hendak mengajak masyarakat Kabupaten Ende untuk mencintai lingkungan, jaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Menurutnya, sampah-sampah yang dibuang sembarangan bisa menimbulkan banyak masalah, misalnya menjadi sumber penyakit, menganggu kenyamanan, banjir dan menghambat perkembangan pariwisata.

BRI Salur 1.600 Rumah Subsidi REI NTT Genjot Kuota KPR

Pemda Ende saat ini tengah menjalankan program Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS). Melalui TOSS ini sampah-sampah, diolah menjadi pellet biomasa yang bisa dimanfaatkan untuk substitusi penggunaan batu bara di PLTU Ropa dan subsidi bahan bakar kompor.

Program TOSS ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Kemendagri dan beberapa Kementrian lainnya. Oleh karena itu semua elemen masyarakat Kabupaten Ende perlu berpartisipasi aktif mensukseskan program ini.

NEWS ANALYSIS Dr James Adam Pengamat Ekonomi Regional: Syarat Lebih Simpel

"Pesan yang paling pertama agar masyarakat jangan membuang sampah sembarangan. Buanglah pada tempat-tempat yang telah disediakan oleh Pemda," kata Bupati Djafar saat diwawancarai POS-KUPANG.COM usai pungut sampah di Pantai Mbongawani, Jumat (19/2/2021).

Bupati juga mengingatkan masyarakat jangan membuang ke dalam drainase. "Kalau hujan semuanya ke pantai atau tersumbat bisa menyebabkan banjir," ungkapnya.

Bupati mendorong para Lurah dan Camat mensosialisakan soal sampah kepada warga secara terus menerus sehingga sehingga muncul kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sebarangan.

Ia juga meminta para camat dan lurah mengatur juga tempat-tempat buangan sampah di lingkungannya masing-masing dan berkoordinasi dengan BLHD utk mengambilnya pada waktu-waktu yang telah ditentukan.

"Dan selanjutnya untuk mendukung progran TOSS menggantikan pemakaian minyak tanah dengan pellet. Ini kerja sama Pemda dgn PLN dan juga mengurangi emisi rumah kaca, bisa mengurangi pemakaian batubara di PLTU Ropa," kata Bupati Djafar. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved