Dinkes Mabar Dapat Bantuan 10 Ribu Vial Alat Rapid Tes dari BPBD Mabar

BPBD sebelumnya menerima bantuan 10 ribu alat test rapid antigen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Suasana serah terima 10 ribu alat rapid tes antigen di Gedung Kantor BPBD Kabupaten Mabar, Kamis (18/2/2021). 

Dinkes Mabar Dapat Bantuan 10 Ribu Vial Alat Rapid Tes dari BPBD Mabar

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mendapatkan sebanyak 10 ribu vial alat rapid tes dari BPBD Mabar.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Gedung Kantor BPBD Kabupaten Mabar pada Kamis (18/2/2021).

BPBD sebelumnya menerima bantuan 10 ribu alat test rapid antigen dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ribuan alat tes rapid Antigen dalam bentuk 23 koli ini diterima oleh Plt. Kepala BPBD Mabar, Kasim Bura di kantor BPBD. 

Kasim menjelaskan bantuan alat tes rapid Antigen ini awalnya dijanjikan oleh Kepala BNPB, Doni Monardi saat melakukan kunjungan ke Labuan Bajo beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Doni Monardo menjanjikan akan memberikan bantuan sebanyak 200 alat rapid test antigen, namun Kasim mengapresiasi kepedulian Doni Monardo yang  membuktikan janjinya dengan memberikan 10 ribu alat rapid tes antigen.

"Informasi awalnya dari Kepala BNPB waktu kunjungan kesini, Pak Doni, menyampaikan bahwa akan memberikan bantuan kepada Manggarai Barat, Alat rapid test Antigen. Janjinya 200. Realitanya hari ini diberikan 10.000. Kepeduliannya begitu tinggi kepada warga Mabar," katanya.

10.000 vial Alat rapid test antigen ini kemudian diserahkan ke Dinkes Manggarai Barat, yang diterima langsung oleh Kadis Kesehatan Mabar, Paulus Mami di kantor BPBD Mabar.

Paulus menjelaskan, ribuan alat rapid test antigen ini nantinya akan didistribusikan kepada semua puskemas dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Mabar.

Selanjutnya, bantuan tersebut akan diperuntukan untuk melakukan tracing pada warga yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19.

"Alat rapid test antigen ini akan kami sebarkan ke seluruh puskesmas. Karena ini untuk membantu melacak warga yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19. Selain puskesmas, rumah sakit juga kalau dibutuhkan akan kami didistribusikan," katanya.

Lebih lanjut, peruntukan alat rapid test antigen ini nantinya hanya khusus digunakan untuk keperluan tracing pada Warga kontak erat pasien Covid-19. 

Jelang Dies Natalis Ke 39 Tahun, AMMAPAI Kupang Gelar Aksi Sosial

Kenali Dulu Tentang Scabies, Penyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Tungau Kecil

1,5 Tahun Kursi Wabup Ende Kosong, Golkar Ajak Partai Koalisi Lihat Kebutuhan Objektif Masyarakat

Wajib Tahu Moms,  Bahaya Hamil di Bawah Umur dari Sisi Kesehatan

Abiyah Berseri-seri Jagung Rebusnya Dibeli Bupati Djafar Achmad, Ketemu di Jalan Bapa Berhenti

Bagi warga yang ingin melakukan trapid test antigen mandiri bisa di beberapa fasilitas kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved