Info Kesehatan

Kenali Dulu Tentang Scabies, Penyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Tungau Kecil

Tak hanya orang dewasa dan remaja, penyakit bernama scabies ini juga mulai menjangkit anak-anak dan balita.

Editor: Rosalina Woso
TRIBUNEWS
Ilustrasi menggaruk kulit. 

Kenali Dulu Tentang Scabies, Penyakit Kulit yang Disebabkan Oleh Tungau Kecil

POS-KUPANG.COM--Kondisi sangat gatal dan menular pada kulit yang disebabkan oleh tungau kecil di dalam kulit.

Sebanyak 84 warga di Gang Pisang Berangan, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, terkena penyakit gatal-gatal di bagian kulit.

Tak hanya orang dewasa dan remaja, penyakit bernama scabies ini juga mulai menjangkit anak-anak dan balita.

Rata-rata warga terkena di bagian kaki, tangan, siku, hingga ke bagian tubuh lainnya.

Diwartakan Kompas TV, satu di antara anak sempat mengalami demam, karena infeksi kulit telah menjalar dari jari hingga ke badan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, penyakit yang diakibatkan oleh kutu ini dibawa seorang anak warga yang bersekolah dari luar daerah.

Sebanyak 84 warga Gang Pisang Berangan, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, terkena penyakit gatal-gatal di bagian kulit.

Lalu, apa itu penyakit Scabies?

Mengutip laman resmi RSUP Dr Sardjito, Scabies merupakan penyakit kulit.

Penyakit ini ditandai dengan gatal intens dan disebabkan oleh kutu kecil bernama Sarcoptes Scabiei yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang.

Penyakit gatal ini bereaksi kuat saat di malam hari, tanda gatalnya dengan muncul pelinting-pelinting kecil atau seperti bentolan di gigit nyamuk.

Namun, pada scabies ini bentolannya sangat banyak dan berada di kulit-kulit tipis seperti sela-sela jari, pergelangan tangan, ketiak, dan untuk laki-laki gatalnya di daerah kelamin.

Penyakit ini banyak menjangkit orang yang berada di tempat-tempat ramai seperti asrama, pesantren, dan indekos atau di lingkungan yang bermasalah dengan kebersihan.

Jika hanya satu orang disembuhkan namun beberapa lainnya tidak, hasilnya akan tetap tidak bisa sembuh, karena penyakit ini menular.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved