Tim Bidokkes Polda NTT Autopsi Jenazah Hermanus Dami Warga Rote Ndao, Ini Penyebabnya
Tim Bidokkes Polda NTT autopsi jenazah Hermanus Dami warga Rote Ndao, ini penyebabnya
Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
Tim medis dari Puskesmas Batutua juga ke lokasi kejadian mengevakuasi mayat dan melakukan Visum Et Repertum di Puskesmas Batutua, Kabupaten Rote Ndao.
Kasat Reskrim mengakui kalau pada Senin (15/2/2021) pagi sekitar pukul 08.30 wita, korban pergi ke rumah Frit Dami dan sempat bercerita dengan Frit Dami. korban kemudian berpamitan pulang untuk ke kamar mandi.
Sekitar pukul 18.00 wita, Frit Dami sempat kerumah korban dan bertemu adik korban Liana Dami menanyakan korban. Adik korban, Liana Dami memberitahukan kepada keluarga korban untuk mencari korban.
Sekitar pukul 19.00 wita, korban di temukan oleh Jacob Dami dalam keadaan terlentang di tanah/padang dan diperkirakan telah meninggal dunia.
Saat ditemukan, ada luka di mulut korban tepatnya di bibir korban dan juga luka gores di wajah korban yang diduga karena korban jatuh dan disekitarnya terdapat banyak semak belukar yang berduri.
Korban Hermanus Dami sedang di lakukan Visum Et Repertum di Puskesmas Batutua oleh Tim Medis yang ada selanjutnya sementara menunggu hasil Visum.
Untuk memastikan penyebab kematian korban maka pihak Polres Rote ndap segera mendatangkan tim otopsi dari bid Dokkes Polda NTT untuk otopsi guna memastikan penyebab kematian korban.
"Hasil visum luar tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban," tandas Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Selasa (16/2/2021).
3 tim Dokkes Polda NTT ke Rote Ndao untuk otopsi masing-masing AKBP dr Edi Saputra Hasibuan SpF, Iptu Krispinus Rema Meo dan Briptu Dian Novita Sari Umbu Nay.
Kasus ini juga sudah dibuatkan laporan polisi nomor : LP/17/II/2021/NTT/Res Rote Ndao, tanggal 15 Februari 2021. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)