Breaking News:

Public Service Pos Kupang

Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Atambua-Atapupu

Bagi warga Kabupaten Belu yang melintasi jalan dari Atambua menuju Rotiklot-Atapupu pasti menjumpai pemandangan tidak elok yakni sampah

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Sampah berserakan di pinggir jalan menuju Bendungan Rotiklot, Kabupaten Belu. Gambar diambil, Selasa (9/2/2021). 

POS-KUPANG.COM - Bagi warga Kabupaten Belu yang melintasi jalan dari Atambua menuju Rotiklot-Atapupu atau sebaliknya pasti menjumpai pemandangan tidak elok yakni sampah.

Sampah plastik, bekas makanan, kain bekas, dus, botol plastik tampak berceceran di pinggir jalan. Pada ruas ini adalah jalan strategis karena menghubungkan Kota Atambua dengan pusat kecamatan, dengan kabupaten TTU, bahkan ke Oecusse Timor Leste.

Kemudian jalan menuju obyek wisata ternama di Belu, sebut saja Tamam Wisata Rohani Teluk Gurita, Pantai Pasir Putih, Bedungan Rotiklot dan juga Kampus Politeknik dr. Ben Boi yang dibangun Kemenhan.

Pengoplosan Fakta dan Pemerkosaan Kedua oleh Media

Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Dari dinas terkait tidak ada upaya untuk mengangkut kembali sampah itu agar dibuang ke tempat sampah sebenarnya.
Sepanjang jalan Atambua-Rotiklot, terdapat beberapa titik yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat.

Titik pertama, sampah berserakan di bahu kiri jalan kalau dari arah Atambua, dekat jembatan atau setelah kelokan tambang pasir, sekitar dua kilometer dari Terminal Umanen.

Tugas dan Peran Plh Bupati

Juga ditemukan di bahu kiri jalan ke arah jurang. Belasan meter lagi, serakan sampah masih terlihat namun tidak banyak seperti di titik pertama dan kedua. Tolong pemerintah memantau dan mengatasi persoalan sampah tersebut sehingga tidak kotor seperti sekarang ini.

Terimakasih
Nando
Warga Atambua

Tanggapan
Tindak Warga yang Buang Sampah

Kita prihatin dengan orang-orang yang membuang sampah di lokasi tersebut. Padahal pemerintah sudah menyiapkan bak sampah, tong sampah di wilayah kota dan petugas siap mengangkutnya. Namun masih ada saja orang yang membuang sampah di sembarang tempat.

Pemerintah sudah mengimbau terus menerus agar jangan membuang sampah di sepanjang jalan. Ruas jalan itu merupakan jalur menuju tempat wisata, ke kampus Politeknik bahkan jalur alternatif ke Negara Timor Leste.

Menurut Fahik dari pemantauannya, sampah yang buang di lokasi itu bukan dari masyarakat biasa tetapi masyarakat yang mengerti bahkan orang berduit. Hal itu dilihat dari jenis sampahnya dan cara membuangnya.

Kami pernah memberikan tindakan kepada masyarakat yang kedepatan membuang sampah di lokasi itu.

Kami akan mengontrol lokasi sepanjang jalan menuju Rotiklot. Kemudian, mengimbau masyarakat agar jangan membuang sampah di lokasi tersebut. Bagi yang kedapatan membuang sampah akan ditindak. (jen)

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Belu
Aloysius Fahik

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved