Breaking News:

Advokat Antonius Ali Menjadi Tersangka, Peradi NTT: Matinya Proses Keadilan

Terkait advokat Antonius Ali jadi tersangka, Peradi NTT: Matinya Proses Keadilan

POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Kuasa hukum, Fransisco Bernando Bessi saat memberi keterangan pers di kantor Kejati NTT 

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Penetapan tersangka terhadap advokat Antonius Ali mendapat reaksi keras dari Perhimpunan Advokat Indonesia ( Peradi) NTT.

Kuasa hukum, Fransisco Bernando Bessi mengatakan penetapan tersangka dan penahanan terhadap Antonius Ali sebagai bukti matinya keadilan di negeri ini. 

"Ini bukti meninggalnya proses keadilan secara hukum. Tidak ada nurani bagi penegak hukum, karena menurut kami beliau menjalankan profesinya sebagai advokat," ujar Sisko usai mendampingi Anton Ali, Kamis (17/2/2021).

Panen Perdana Ikan Lele, Yeremias Ontong Apresiasi Pokdakan Cerdas Desa Pacar Kabupaten Mabar

Meski demikian, menurut Sisko, pihaknya menghargai proses hukum yang tengah dilakukan Kejati NTT. Sebagai bentuk dukungan Peradi, lanjut Sisko, Peradi NTT akan melakukan pendampingan dalam proses hukum selanjutnya. 

"Kalaupun berbeda pandangan dengan teman-teman penyidik di Kejati NTT itu merupakan hal biasa, tetapi tentu kami punya pendapat dan pandangan yang berbeda," tandasnya.

Dua Tersangka Saksi Palsu Ngaku Diarahkan Anton Ali dan Diberi Uang Rp 2 Juta

Diketahui sebelumnya, dalam kasus keterangan palsu, penyidik Kejati NTT telah menetapkan dua tersangka, yakni Fransiskus Harum dan Zulkarnain Djuje.
Jaksa kemudian menetapkan advokat Antonius Ali sebagai tersangka karena diduga sebagai aktor intelektual pengarahan saksi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

 
 

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved