Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur 26 Februari 2021

Pelantikan bupati dan wakil bupati (Wabup) Sumba Timur direncanakan pada akhir Bulan Februari

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Domu Warandoy 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pelantikan bupati dan wakil bupati (Wabup) Sumba Timur direncanakan pada akhir Bulan Februari atau selambat-lambatnya tanggal 26 Februari 2021 mendatang.

Hal ini disampaikan Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si , Selasa (16/2/2021).
Domu dikonfirmasi mengenai pelantikan atau pengesahan Bupati dan Wabup terpilih Sumba Timur.

Menurut Domu, sesuai hasil rapat secara virtual dengan Dirjen Otda pada Senin (15/2/2021) sekitar pukul 16.00 wib atau pukul 17.00 wita dan berlangsung sekitar dua jam menghasilkan beberapa poin yakni, bahwa pelantikan Bupati dan Wabup terpilih atau hasil pilkada tahun 2020 diundur ke akhir Bulan Februari atau selambat-lambatnya pada tanggal 26 Februari 2021.

Sumpah/Janji dan Profanasi

"Jadi pelantikan yang seyogyanya dilakukan pada saat Bupati dan Wabup berakhir masa tugas diundur hingga akhir Februari," kata Domu.

Terkait masa jabatan Bupati dan Wabup periode 2016-2021 yang berakhir pada 17 Februari 2021, Domu yang didampingi Kabag Prokopim, Welem Dj. Dale,S.P mengatakan, sesuai UU bahwa apabila masa jabatan Bupati berkahir dan belum ada pelantikan, maka Sekda akan melaksanakan tugas bupati dengan jabatan Pelaksana Harian.

Inspektorat Telah Review Dana Covid-19 di Kabupaten Belu

Dijelaskan, pelantikan itu akan berlangsung secara virtual di kabupaten masing-masing dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Pelantikan Bupati dan Wabup Sumba Timur ini akan digelar secar virtual. Pelantikan atau pengambilan sumpah dipimpin Gubernur NTT," katanya.

Ditanyai acara pelantikan, ia mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan terutama acara dan sarana pendukung karena pelaksanaan pelantikan secara virtual.

"Saya minta Dinas Kominfo persiapkan peralatan dan koordinasi dengan PT Telkom untuk mempersiapkan jaringan . Begitu juga dengan PLN kita minta untuk perhatikan jaringan listrik di tempat acara. Perlu diantisipasi jangan sampai ketika acara pelantikan jaringan internet atau listrik mengalami gangguan," ujarnya.

Dikatakan, sesuai arahan bahwa peserta yang hadir pada acara pelantikan itu tidak boleh lebih dari 50 orang.

"Arahan tidak boleh lewat 50 orang, tapi kita di Sumba Timur akan satukan dengan acara pelantikan ini dengan serahterima. Tentu kita terapkan protokol kesehatan yang seketat- ketatnya," ujar Domu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved