Breaking News:

Salam Pos Kupang

Puasa Saat Covid

Saat ini penyebaran virus corona atau Covid-19 baik di Indonesia maupun di daerah lain tèmasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT)

Puasa Saat Covid
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - Saat ini penyebaran virus corona atau Covid-19 baik di Indonesia maupun di daerah lain tèmasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) seakan mengalami fase booming.

Pasalnya, penularan virus ini sangat cepat, sementara warga yang tertular, praktis tak menyadari hal tersebut. Warga baru merasakan telah terpapar, setelah sakit dengan gejala Covid-19.

Realitas yang kontroversial terkait penyebaran virus mematikan tersebut, kini terjadi di Kota Kupang. Bahwa banyak masyarakat diduga telah tertular namun tak menyadari hal tersebut.

Patung Taman Tagepe Dalam Bayangan Eksistensi Manusia

Yang memilukan, adalah ketika semakin banyak masyarakat yang terpapar bahkan tak sedikit yang meninggal dunia gegara virus ini, Pemerintah Kota Kupang malah menerbitkan imbauan kepasrahan.

Masyarakat diimbau untuk berpuasa selama 7 hari dan berdoa untuk mencegah meluasnya penyakit itu sambil mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Imbauan ini memang ada baiknya walau pun hal tersebut sesungguhnya memperlihatkan betapa Pemerintah Kota Kupang kurang atau bahkan belum optimal menunjukkan keberpihakan pada masyarakat dalam menangani masalah yang semakin gawat di Kota Kupang ini.

Penjelasan Karo Tatapem Setda NTT Tentang Rencana Pelantikan Lima Pasangan Bupati Terpilih

Pemerintah mestinya melakukan tindakan diantaranya berupa menggratiskan pemeriksaan Covid-19 sambil memberikan bantuan untuk meningkatkan imunitas tubuh bagi seluruh masyarakat.

Bantuan peningkatan imunitas tubuh itu relatif penting untuk meningkatkan kekebalan demi mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Bantuan itu diberikan sambil masyarakat diminta untuk terus berdoa agar badai corona segera berlalu.

Selain itu, pengawasan terhadap warga yang sedang melakukan karantina pun perlu ditingkatkan. Karena sejauh ini, tak sedikit warga yang mengaku tak pernah disapa para petugas, juga selalu bepergian, bahkan selalu berada di luar rumah, padahal sedang menderita virus corona.

Bila pengawasan ditingkatkan, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, maka keberadaan para penderita senantiasa terpantau dan diberikan bantuan agar cepat sembuh seperti sediakala.

Jikalau bantuan terus diberikan dan pengawasan dilakukan secara optimal, maka hal itu baik untuk mempercepat kesembuhan mereka.

Artinya, yang dibutuhkan saat ini bukan hanya berdoa dan berpuasa. Tetapi jika berdoa dan berpuasa itu penting, maka tak kalah pantingnya juga bila pemerintah menyiasati bantuan agar para penderita terlebih yang sedang melakukan karantina bisa cepat sembuh karena imunitas tubuhnya baik.

Bila itu yang terjadi, maka setidaknya penularan Covid-19 dapat dikendalikan dan selanjutnya masyarakat dan daerah ini segera keluar dari badai covid yang kini sedang menghantui. Semoga. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved