Sirene Ambulans Menggema di Pulau Ende, Bupati Djafar Pulang Dihantar Hujan Lebat

Sirene Ambulans menggema di Pulau Ende, Bupati Djafar pulang dihantar hujan lebat

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Pemandangan perahu-perahu Motor berlabuh di Desa Rendo Raterua Kecamatan Pulau Ende, Kamis (11/2/2021). 

Sirene Ambulans menggema di Pulau Ende, Bupati Djafar pulang dihantar hujan lebat

POS-KUPANG.COM | ENDE - Terik mulai menyengat, rombongan Bupati Ende Djafar Achmad, bergerak dari Pelabuhan Rakyat Mbongawani Kota Ende menuju Pulau Ende, mengunakan perahu motor kayu, Jari Jawa (JJ), Kamis (11/2/2021).

Dalam perahu sederhana itu, Bupati dan rombongan duduk bersama warga Pulau Ende, pulang belanja.

Pulau Ende itu salah satu Kecamatan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Waktu tempuh dengan perahu motor dari Kota Ende kurang lebih satu jam.

Kasus Covid-19 Meningkat, Bencana Musim Hujan Datang Walikota Kupang Ajak Warga Puasa 7 Hari

Bagi penikmat pemandangan alam, perjalanan ke Pulau Ende, tidak bakal membuat jenuh. Sepanjang perjalanan bisa menikmati pemandangan kota Ende, dan hamparan bukit-bukit sekaligus menikmati sensasi 'bergoyang' di perahu.

Mendekati dermaga Pulau Ende, terlihat banyak perahu-perahu motor sedang berlabuh. Anak-anak berdiri di bibir dermaga, antre melakukan atraksi loncat ke dalam laut. Enak dipandang.

Puput Nastiti Devi Hamil Lagi,Makin Cantik Saat Foto Bersama Suami & Mertua,Netizen Salfok ke Perut

Rombongan Bupati tiba di Pulau Ende sekitar pukul 11.00 Wita disambut Camat, Kepala Puskesmas, Kades, Danramil, Kapolsek dan sejumlah warga. Bupati Djafar yang saat itu mengenakan jas motif daerah Ende, langsung dihantar menuju di Kantor Desa Rendo Raterua, tak jauh dari dermaga.

Ada yang tau? Di Desa Rendo Raterua tepatnya di Dusun Kemo terdapat sebuah benteng pertahanan yang Portugis dibangun tahun 1561 hasil rancangan seorang berbangsa Portugis bernama Louis Fernand.

Kebetulan saat Bupati dan rombongan tiba di Kantor Desa, masih berlangsung sosialisasi tentang Covid-19. Bupati pun nimbrung.

Sebelum bicara soal panjang lebar soal Covid-19, Bupati mengatakan, maksud kedatangannya siang itu yakni mau menyerahkan satu unit mobil ambulans untuk warga Pulau Ende. "Mobil ambulans sedang dalam perrjalan ke sini dengan KM Sirung," kata Bupati Djafar

Sehubungan dengan upaya pencegahan Covid-19, Bupati Djafar katakan, penyebaran Covid-19 hanya bisa ditekan dengan disiplin protokol kesehatan, menjalankan pola hidup bersih dan sehat.

Bupati meminta masyarakat tidak boleh mudah percaya dengan berbagai informasi hoaks tentang Covid-19.

Dia tegaskan dalam situasi pandemi ini pemerintah hadir untuk melindungi rakyatnya. "Pemerintah tidak mungkin mencelakakan rakyatnya," kata Bupati Djafar.

Bupati menggambarkan dalam situasi pendemi ini negara ibarat sedang berlayar di tengah badai. Masyarakat diminta untuk tetap mendengar dan mengikuti apa kata Kapten. Jika masing-masing menuruti kemauannya maka kapal bisa tenggelam.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved