Breaking News:

Ketua Tim Penyidik Kasus Tanah di Labuan Bajo Dimutasi, Yos Nggarang Sebut Jangan Dulu

Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural PNS Kejaksaan RI tertanggal 8 Februari 2021.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Roy Riady (kanan) saat ditemui di Labuan Bajo. 

Ketua Tim Penyidik Kasus Tanah di Labuan Bajo Dimutasi, Yos Nggarang Sebut Jangan Dulu

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Ketua Tim Penyidik Kejati NTT dalam kasus dugaan korupsi pengalihan aset tanah Pemerintah Daerah Manggarai Barat seluas 30 ha, Roy Riady dimutasi ke Kejati Sumatera Selatan, Rabu (10/2/2021).

Informasi yang dihimpun, mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor : KEP-IV-128/C/02/2021 tentang Pemindahan, Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural PNS Kejaksaan RI tertanggal 8 Februari 2021.

Surat tersebut ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda (JAM) Bambang Sugeng Rukmono.

Hal tersebut dibenarkan Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim.

Menurutnya, proses mutasi yang dilakukan merupakan sebuah promosi jabatan bagi jaksa-jaksa yang berprestasi.

"Mengenai mutasi itu merupakan promosi jabatan bagi jaksa-jaksa yang berprestasi, tapi yakinlah yang datang itu jaksa-jaksa yang berintegritas," katanya via pesan WhatsApp (WA) kepada wartawan.

Terpisah, Pembina Himpunan Pemuda Mahasiswa Manggarai Barat (HIPMMABAR-JAKARTA), Yosef Sampurna Nggarang memberikan penilaian berbeda atas mutasi tersebut.

Menurut pria yang akrab disapa Yos ini, penanganan persoalan dugaan korupsi lahan yang terletak di Keranga/Toro Lema Batu Kallo Kelurahan Labuan Bajo, membutuhkan jaksa sekelas Roy Riady.

Sehingga, menurut Yos, mutasi terhadap Roy Riyadi jangan dulu dilakukan.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved