Breaking News:

Bupati  SBD Minta Negara Menindaktegas Oknum Yang Menjual Pulau Sumba

tercantum dalam situs private island online yang menghebohkan masyarakat sepekan terakhir ini.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete sedang menyaksikan penyerahkan bantuan dua buah tractor empat roda kepada dua kelompol tani di kebun pertanian Rangga Roko, Kota Tambolaka, SBD, Selasa (9/2/2021).  

Bupati  SBD Minta Negara Menindaktegas Oknum Yang Menjual Pulau Sumba

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK---Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete meminta negara harus mengambil tindakan tegas terhadap oknum  yang berkeinginan menjual  beberapa pulau di Indonesia termasuk Pulau Sumba sebagaimana tercantum dalam situs private island online yang menghebohkan masyarakat sepekan terakhir ini.

Demikian tanggapan Bupati Sumba  Barat Daya, dr.Kornelius Kodi Mete ketika diminta komentarnya tentang adanya niat oknum tertentu yang ingin menjual Pulau Sumba sebagaimana muncul disitus online diselah-selah menyerahkan bantuan dua tractor empat roda kepada dua kelompok tani di kebun pertanian Rangga Roko, Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Selasa (9/2/2021).

Bupati Nelis mengatakan  akan menyampaikan hal itu kepada perwakilan DPR RI untuk memastikan kebenaran informasi rencana menjual Pulau Sumba.

Ia merasa heran, mengapa mesti Pulau Sumba yang dijual. Walaupun Pulau Sumba dengan jumlah penduduknya kecil, tidak berarti masyarakat penghuni bumi marapuh, mau Pulau Sumba dijual.

"Sumba ini indah, sejuk dan damai. Tidak ada teroris, tidak ada demo sana sini minta ini dan itu, termasuk merdeka dan lainnya. Semua aman dan damai dan tetap setia kepada NKRI.Kok tiba-tiba isunya dijual. Siapa yang mau jual. Kalau negara mau jual, hormat kami. Tapi kalau seseorang mau jual maka negara perlu bertindak tegas," ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat,Marthen Ngailu Toni, S.P menyatakan sangat tidak  setuju atas rencana penjualan Pulau Sumba yang nampak seperti Makelar tanah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sebagai pemimpin Sumba Barat menyatakan protes keras atas rencana itu. Sebab hal itu menyangkut harkat martabat kami sebagai orang Sumba. Pulau sumba dan orang Sumba bukan barang dagangan yang diperjualbelikan.

Baginya Pulau Sumba dan orang Sumba bukan milik siapa-siapa sehingga merasa berhak untuk menjualnya. Sumba dan orang Sumba adalah miliknya sendiri dan identitas kami sendiri dalam negara kesatuan Republik Indonesia.

ANAK ANGKAT Ashanty Ngaku Tak Dibiayai Sekolah hingga Nomor WA diblokir Putra Cuma Dijadikan Konten?

Kaban Keuangan : Pemerintah Kembali Refocusing Anggaran Rp 1,3 T Untuk Penanganan Covid-19 NTT

Pimpinan DPRD SBD Minta Kepolisian Mengusut Tuntas  Rencana Oknum Tertentu Menjual Pulau Sumba

Kami minta pihak berwenang untuk menyelidiki dan memeriksa oknum- oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut. Sebab perbuatan itu    sangat melukai hati kami orang Sumba bahkan sebagai warga bangsa Indonesia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved