Mulai Kuras Harta Laut China Selatan, China Sudah Bangun Ini di Area Incaran 6 Negara, Apa Itu?
Mulai Kuras Harta Laut China Selatan, China Sudah Bangun Ini di Area Incaran 6 Negara, Apa Itu?
Negara Filipina kemungkinan menjadi salah satu negara anggota ASEAN yang bakal dibombardir China dalam perang tersebut
Sebab, posisi Filipina yang bersekutu dengan Amerika akan menguntuingkanm militer AS dalam melawan China di LCS
Seperti yang kita tahu ketegangan antara China dan Amerika terus meningkat dari waktu ke waktu.
Bahkan, kedua negara ini terus unjuk gigi pamerkan kekuatan tempurnya di Laut China Selatan.
Baik Amerika maupun China, keduanya sama-sama membawa kapal induk ke wilayah sengketa tersebut.
• Pilkades Serentak Tahap III Lanjut Tahun Ini
• Baru Terendus!Diam-diam 200 Ilmuwan Inggris Bantu China Bangun Senjata Pemusnah Massal, Terancam Ini
• PROMO KFC Selasa 9 Februari 2021, Promo KFC Spesial Imlek Rp 99.091 & Promo KFC TRIPLE TREAT
Tensi keduanya pun saling memanas dan tak hanya Amerika dan China, beberapa negara sekitar Laut China Selatan pun juga demikian.
Termasuk negara seperti Taiwan yang kini menjadi musuh alami China, sekaligus sekutu Amerika.
Dan juga Jepang yang merupakan negara yang sudah lama bermusuhan dengan China sejak Perang Dunia II, sekaligus menjadi sekutu Amerika.
Meskipun kedua negara tersebut dipandang cukup dekat dengan Amerika sekaligus menjadi musuh China.
Ternyata bukan dua negara itu yang bakal menjadi incaran China pertama kali, karena menurut sebuah laporan justru negara Asia Tenggara ini yang diicar China.
Menurut 24h.com.vn pada Jumat (30/10/20), laporan itu mengatakan, China kemungkinan bakal melancarkan serangan ke Filipina.
Lokasi strategis antara Laut Cina Selatan dan Pasifik membuat Filipina sangat mudah menjadi sasaran pertama Cina, kata Jenderal Bautista dalam forum yang diselenggarakan baru-baru ini, menurut SCMP.
Jendral Bautista mencontohkan jalur strategis di Selat Ba Si, terletak persis di sebelah Batanes, kepulauan Babuyan di Filipina dan Selat Mindoro, Cebu, Balabac, San Bernardino, Surigao di kepulauan Filipina.
"Jika kami ingin mendominasi Laut China Selatan, ini akan menjadi posisi strategis yang dibidik China," kata Bautista.
Jenderal Bautista bertugas di militer Filipina selama lebih dari 30 tahun, menjabat sebagai kepala staf angkatan bersenjata, dari 2013 hingga 2014.