Breaking News:

Hanya 17 Orang Anggota DPRD Kota Kupang Ikut Tes Massal Rapid Antigen, Lainnya?

Hanya 17 orang anggota DPRD Kota Kupang ikut tes massal Rapid Antigen, Lainnya?

Hanya 17 Orang Anggota DPRD Kota Kupang Ikut Tes Massal Rapid Antigen, Lainnya?
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang melakukan pemeriksaan rapid anti gen di Kantor DPRD Kota Kupang, Selasa (9/2/2021).

Hanya 17 orang anggota DPRD Kota Kupang ikut tes massal Rapid Antigen, Lainnya?

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang melakukan tes massal Rapid Antigen dan swab PCR di Kantor DPRD Kota Kupang. Dari total anggota DPRD, hanya 17 orang yang mengikuti tes tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung, Selasa (9/2), menyampaikan apapun hasilnya tidak menjadi masalah.

Baginya, jangan sampai tanpa melalui tes tanpa gejala lalu tidak diketahui sehingga bisa menularkan kepada siapa saja. 

Pemkab Sumba Timur Pastikan Tidak Ada Penjualan Pulau 

"Terima kasih kepada pemerintah, ini sangat penting. Kalau bisa dilakukan secara total untuk seluruh tenaga pelayanan publik, baik di Rumah Sakit, kantor lurah, camat dan seluruh aparat pemerintahan, sehingga bisa melakukan pemetaan," tuturnya.

Sejauh ini, kata Yuven, hanya untuk anggota dprd dan staf sekretariat. Tapi bila ada upaya untuk dilakukan tes massal bisa lebih penting karena jauh lebih baik untuk melakukan pemetaan.

Yusuf Terkesan Namanya Muncul di Koran Baru Sekali Seumur Hidup Saya Selamat Hari Pers!

Tim Satgas Covid-19 Kota Kupang, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih, menargetkan tes yang dilakukan hari ini di DPRD sebanyak 250 sampel dan di Sikumana 300 sampel.

Tidak hanya untuk DPR, tapi juga masyarakat umum hasil dari tracingan kontak erat, juga dihadirkan ke sini untuk diambil sampel. 

"Sampel ini akan dikirim ke surabaya. Hasilnya diharapkan paling cepat tiga hari dan paling lambat tujuh hari. Terutama kontak erat wajib melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab pcr yang keluar," tuturnya.

Untuk sistem pengawasan dilakukan oleh puskesmas bersama RT dan RW setempat, dalam hal ini lintas sektor yang ada. Bila bergejala diupayakan untuk dirujuk.

Ia menambahkan sejak Januari paling sedikit tim melakukan pengambilan sampel swab PCR 500 orang per minggu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yenu Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved