Yusuf Terkesan Namanya Muncul di Koran "Baru Sekali Seumur Hidup Saya" Selamat Hari Pers!

Pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2021, POS-KUPANG.COM, secara kebetulan bertemu dengan Maha Yusuf (51), Ketua RT 01 Dusun Wolowona

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Maha Yusuf di rumahnya di RT 01 Dusun Wolowona Desa Nanganesa Kabupaten Ende, Selasa (9/2/2021). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pada peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2021, POS-KUPANG.COM, secara kebetulan bertemu dengan Maha Yusuf (51), Ketua RT 01 Dusun Wolowona, Desa Nanganesa Kabupaten Ende.

POS-KUPANG.COM bertemu Yusuf di depan rumahnya yang berjarak kurang lebih 30 meter, ke arah timur dari jembatan Wolowona. "Eh Kita ketemu lagi," kata Yusuf menyapa POS-KUPANG.COM, yang saat itu tengah meliput kegiatan tertib masker.

Pria parah bayu itu, lantas mengajak POS-KUPANG.COM, mampir di rumahnya. "Silahkan duduk, maaf kita agak jauh, karena corona. Mau minum apa," kata Yusuf menawarkan.

Kunjungi RS Bhyangkara Titus Uly Kupang, Kapolda NTT Cek Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Sambil menunggu kopi panas, Yusuf kembali membuka percakapan. "Terima kasih, waktu itu sudah wawancara saya. Saya didatangi orang. Mereka bilang saya keluar di koran, omong tentang sampah," ungkapnya.

POS-KUPANG.COM baru tersadar ternyata pernah mewawancarai Yusuf di jembatan Wolowona, Januari 2021. "Waktu itu adik wawancara saya, saya kaget. Saya mau ketemu Kadis PU di jembatan Wolowona, mau cerita soal sampah di kali Wolowona. Adik datang lalu wawancara saya," Yusuf melanjutkan.

Yusuf mengaku seumur hidupnya, selama belasan tahun jadi ketua RT, baru sekali ia diwawancarai wartawan dan dimuat di koran. Bagi Yusuf pengalaman itu sangat berkesan.

BPBD Sikka Antar Bantuan Kepada Korban Banjir di Desa Bhera-Mego

POS-KUPANG.COM, lantas menjelaskan tugas-tugas seorang wartawan. Yusuf serius menyimak. POS-KUPANG.COM juga menyinggung bahwa hari ini merupakan Hari Pers Nasional, diperingati setiap 9 Februari. "Oh selamat e," timpal Yusuf.

Yusuf berharap wartawan lebih sering turun ke pinggir-pinggir kota, hingga ke pelosok-pelosok desa. Menurutnya, masyarakat kecil punya banyak persoalan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan, sosial dan ekonomi.

Yusuf mengaku mengikuti berita-berita di televisi tetangganya. Sementara berita di koran dan online jarang.

"Kalau nonton berita saya nonton di tetangga, saya tidak punya televisi. Kalau koran pas ketemu penjual, ada niat beli, saya beli. Saya senang, kalau ada berita-berita yang angkat masyarakat kecil," ungkapnya.

Sementara itu, Mama Wulan, salah satu pedagang di Kota Ende punya kebiasaan membaca koran setiap hari di kantinnya, di samping Kantor DPRD Kabupaten Ende.

"Dulu banyak koran di kantin saya, sekarang ada koran dari dua media saja kantin saya. Kalau saya sudah baca, saya kasih koran untuk tamu-tamu yang datang. Biasanya mereka baca," ungkapnya.

Mama Wulan mengaku, ia senang membaca koran karena bisa mengetahui berbagai informasi di NTT, khusunya di Kabupaten Ende. Dia memberi apresiasi kerja-kerja wartawan yang setiap hari mondar-mandir meliput.

"Berkat mereka saya bisa tau banyak informasi. Baik itu informasi, kejadian, peristiwa di masyarakat atau pemerintah. Misalnya ada imbauan, kebijakan apa dari pemerintah saya bisa tau melalui koran," ungkapnya.

Salah wartawan di Ende, Anselmus Kaise, mengatakan, peran wartawan tentu sangat penting. Apalagi di tengah pendemi Covid-19 ini, lanjutnya, wartawan diharapkan mampu berkontribusi melalui pemberitaan demi membantu pemerintah dan masyarakat agar bisa keluar dari persoalan pandemi Covid-19.

Dia mengaku menjadi wartawan butuh keberanian, komitmen dan kehati-hatian. "Prinsip jurnalistik, kode etik harus dipegang teguh oleh wartawan. Tidak bisa sesuka hati," ungkapnya.

Ansel mengatakan, dinamika jurnalisme sangat berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan suatu daerah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved