Penanganan Covid
Dandim 1625/Ngada: Sosialisasi Prokes di SMPN 2 Golewa Memutus Penyebaran Covid-19
Dandim 1625/Ngada: Sosialisasi Prokes di SMPN 2 Golewa untuk memutus penyebaran Covid-19
Kata Dandim 1625/Ngada: Sosialisasi Prokes di SMPN 2 Golewa untuk memutus penyebaran Covid-19
POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Menurut Dandim 1625/Ngada, Letkol Czi Luqman Nur Hakim mengungkapkan, kegiatan sosialisasi dan edukasi dilakukan sebagai wujud kepedulian anggota TNI terhadap upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Untuk itu, sebagai anggota TNI, pihaknya terpanggil untuk terus menerus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan Covid-19.
"Karena tugas dalam upaya memerangi covid-19 adalah tugas kita bersama sehingga kami tidak akan bosan-bosa untuk memberi sosialisasi dan edukasi terkait penerapan prokes kepada masyarakat," ujarnya.
• Inilah Capaian Kinerja DJS Kesehatan Program JKN-KIS 2020
Luqman berharap, agar dengan adanya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh para Babinsa, masyarakat akan semakin sadar untuk terus melaksanakan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Babinsa Boba, Koramil 1625-01/Bajawa, Serda Kristoforus R Modo kembali melaksanakan giat sosialisasi protokol kesehatan (prokes) covid-19.
• Penanganan Covid-19 di Sumba Timur, 202 pasien Sembuh 138 Masih Dalam Perawatan
Kegiatan yang ketat dengan penerapan protokol kesehatan covid- tersebut dilakukan di Aula SMP N 2 Golewa, Desa Watusipi, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, Senin (8/2/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kepsek SMP Negeri 2 Golewa, Anggota dan Pengurus Komite Sekolah, Babinsa Golewa Selatan, para guru, dan kepala desa.
Serda Kristoforus R Modo mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi prokes tersebut dirinya menghimbau kepada siswa dan siswi di sekolah tersebut supaya tetap melaksanakan 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Menurutnya, pelaksanaan prokes yang ketat, akan membantu dalam upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang berasal dari Provinsi Wuhan China tersebut.
"Kita berharap dengan himbauan dan sosialisasi yang kita lakukan ini dapat dilaksanakan oleh para siswa dan siswi sehingga mereka tidak terpapar Covid-19," ujarnya.
Selain itu, ungkap Serda Kristoforus, pihaknya juga memberikan materi terkait 3 T yakni testing (pengujian melalui swab tes PCR), tracing pelacakan terhadap orang yang kontak erat dengan pasien covid-19), treatmen (perawatan/isolasi pasien covid samapi sembuh).
Tujuannya untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada siswa dan siswi supaya mereka memiliki pengetahuan tentang upaya penanganan Covid-19.
"Semoga dengan sosialisasi dan edukasi yang dilakukan, setidaknya mereka mengetahui bagaimana cara penanganan Covid-19," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Serda Kristoforus juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para siswa tentang bagaimana pentingnya vaksin covid-19 untuk diberikan kepada seseorang agar menjaga kekebalan tubuh dari terpaparnya Covid-19.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/serda-kristoforus-saat-melakukan-sosialisasi-dan-edukasi.jpg)