Puskesmas Onekore Ambil Swab 15 Siswa Syuradikara Ende untuk PCR
terhadap semua anak asrama yang berjumlah 114 orang. Hasilnya 15 orang positif swab antigen.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Dia katakan ke 15 anak tersebut merupakan anak-anak asrama di lingkungan SMAK K Syuradikara.
Dia mengaku pihak sekolah sempat kaget mendapat informasi terkait hasil positif swab antigen ke lima belas anak tersebut.
Terkait pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), lanjutnya, pihak sekolah sudah menghentikan kegiatan KBM tatap muka sejak 18 Januari 2021, sebelum ada yang terkonfirmasi positif swab antigen.
Hingga saat ini, lanjutnya, pihak sekolah masih menerapkan KBM daring dengan batas waktu tidak ditentukan.
Mensi Tiwe : Soal KBM Tatap Muka Untuk SMA dan SMK
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mensi Tiwe diwawancarai POS-KUPANG.COM, mengatakan, kebijakan belajar dari rumah (BDR) menurut SK Bupati Ende, berlaku dari tingkat Paud hingga SMP.
Menurutnya, pihaknya terkendala urusan administrasi apabila kebijakan itu diberlakukan juga untuk tingkat SMA/SMK, namun di satu sisi dalam situasi pandemi ini bisa mengikuti kebijakan Pemerintah setempat, dalam hal ini pemerintah Kabupaten Ende.
Sehubungan dengan meningkatnya eskalasi Covid-19 di Kabupaten Ende, lanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Ende, guna mengakomodir penerapan BDR juga diterapkan untuk tingkat SMA/SMK.
Orangtua Sudah Usul ke Sekolah
Salah satu orangtua murid SMK K Syuradikara, Ance Kerans, kepada POS-KUPANG.COM, menuturkan, para orangtua sudah menyampaikan agar pelaksanaan KBM secara daring pasca eskalasi Covid-19 di Ende naik.
Namun, menurut Ance, pihak sekolah tetap menerapkan KBM tatap muka dengan sistem shift.
"Waktu itu orang ada komplain juga, kenapa KBM tatap muka jalan terus. Tanya ke kepada sekolah, kepala sekolah bilang tetap tatap muka. Baru kurang lebih satu minggu terakhir ini BDR," ungkapnya.
Ance mengaku resah ketika mengetahui ada murid SMK Syuradikara terkonfirmasi positif swab antigen. Ia berharap semoga para murid yang terkonfirmasi positif swab antigen tersebut secepatnya bisa pulih. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)