Berita Nasional Terkini

Sejumlah Bangunan Ambruk, Dampak Gempa Majene, Warga Panik Berhamburan, Terasa di Tiga Wilayah INFO

Majene, Sulawesi Barat, kembali diguncang gempa bumi, Rabu (3/2/2021) sore.BMKG mencatat gempa hari ini di Majene terjadi pukul 15.25 WIB atau

Editor: Ferry Ndoen
dailymail
ilustrasi :Gempa Majene Sulawesi Barat berkekuatan 6,2 skala Richter menewaskan sedikitnya tujuh orang, melukai ratusan orang, dan menyebabkan ribuan lainnya mengungsi, Jumat (15/1/2021). Kantor Gubernur Sulbar dan hotel roboh. 

POS KUPANG.COM---- Majene, Sulawesi Barat, kembali diguncang gempa bumi, Rabu (3/2/2021) sore.

BMKG mencatat gempa hari ini di Majene terjadi pukul 15.25 WIB atau 16.25 waktu setempat.

Gempa bumi itu bermagnitudo 5,2.

Dampak dari lindu Rabu sore sejumlah bangunan dikabarkan ambruk.

Warga juga berhamburan ketika merasakan tanah yang mereka pijak bergoyang cukup keras.

Perbandingan foto Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebelum dan sesudah Gempa Majene
Perbandingan foto Kantor Gubernur Sulawesi Barat sebelum dan sesudah Gempa Majene (Twitter)

Gempa ini berpusat di laut, tepatnya 9 kilometer barat laut Majene.

Gempa yang terjadi di kedalaman 18 kilometer ini menurut BMKG tak berpotensi tsunami.

Ketika gempa 5,2 terjadi Rabu sore, warga segera berhamburan ke luar bangunan.

Itu juga yang dilakukan Bupati Majene Lukman.

"Saat kejadian, kami sedang mengemasi logistik di pendopo rumah jabatan. Sejumlah pegawai Kabupaten Majene, berhamburan ke lapangan rumah jabatan," ujar Lukman saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

ILUSTRASI GEMPA -- Warga kota Mamuju, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat dikejutkan dengan gempa bumi yang mengguncang kota itu pada Jumat (15/1/2021) dini hari tadi. Foto ilustrasi gempa.
ILUSTRASI GEMPA -- Warga kota Mamuju, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat dikejutkan dengan gempa bumi yang mengguncang kota itu pada Jumat (15/1/2021) dini hari tadi. Foto ilustrasi gempa. (Warta Kota.com)

Menurutnya, guncangan gempa ini terasa kuat.

Ia memastikan kondisi para pengungsi yang terdampak gempa Januari 2021 lalu dalam keadaan aman.

Masjid Darurat yang dibangun YMN di Desa Kayuangin, Kec. Malunda, Kab. Majene (Istimewa)
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene Sirajuddin mengatakan guncangan gempa membuat warga panik.

Presiden Joko Widodo memeriksa puing Kantor Gubernur Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju, Selasa (19/1/2021). Bangunan ini hancur akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada Jumat (15/1) lalu. (Biro Pers Setpres/Lukas)
Presiden Joko Widodo memeriksa puing Kantor Gubernur Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju, Selasa (19/1/2021). Bangunan ini hancur akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada Jumat (15/1) lalu. (Biro Pers Setpres/Lukas) (Biro Pers Setpres/Lukas))

"Beberapa warga yang sempat pulang ke rumah masing-masing panik, sehingga mereka kembali mengungsi," kata Sirajuddin kepada Kompas.com, Rabu.

Dia menambahkan gempa Rabu sore membuat beberapa bangunan yang sebelumnya hanya mengalami kerusakan kecil saat gempa pada Januari 2021 lalu menjadi ambruk.

Sirajuddin menjelaskan bangunan yang roboh itu berada di Ulumanda dan Malunda.

Dua kecamatan tersebut merupakan daerah terdampak paling parah saat gempa 15 Januari lalu.

"Jadi beberapa laporan dari warga yang tadinya rusak ringan kini rusak berat. Itu terjadi di Kecamatan Ulumanda dan Malunda," ujarnya.

Hingga kini, BPBD Majene telah melakukan peninjauan ke beberapa lokasi yang terdampak gempa M 5,2, sambil mencatat jumlah bangunan yang ambruk.

Gempa terasa di Polewali Mandar dan Mamuju

Tak hanya di Kabupaten Majene, gempa ini juga dirasakan oleh warga di Kabupaten Polewali Mandar.

Seorang warga, Andi, menceritakan ia dan beberapa warga lainnya langsung keluar rumah ketika gempa mengguncang.

"Getaran tidak lama, cuma kami keluar rumah saja takut bangunan ambruk," tutur dia.

Gempa magnitudo 5,2 ini turut dirasakan pula oleh warga di Kabupaten Mamuju.

Salah satu pengungsi di Mamuju, Fira, mengungkapkan ketika gempa melanda, anak-anak yang sedang menjalani trauma healing bersama relawan, berlari ketakutan.

“Getaran gempa terasa sangat kuat, saya pun langsung berlari keluar tenda pengungsian untuk menjemput anak saya di camp trauma healing,” ucap pengungsi di Stadion Manakarra itu.

Presiden Joko Widodo memeriksa puing Kantor Gubernur Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju, Selasa (19/1/2021). Bangunan ini hancur akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada Jumat (15/1) lalu.
Presiden Joko Widodo memeriksa puing Kantor Gubernur Sulawesi Barat di Kabupaten Mamuju, Selasa (19/1/2021). Bangunan ini hancur akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada Jumat (15/1) lalu. (Biro Pers Setpres/Lukas)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Dampak Gempa Majene Rabu Sore, Sejumlah Bangunan Ambruk, Warga Panik Berhamburan, https://jabar.tribunnews.com/2021/02/03/dampak-gempa-majene-rabu-sore-sejumlah-bangunan-ambruk-warga-panik-berhamburan?page=all.

Editor: taufik ismail

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved