Anggota DPRD NTT Minta Pemerintah "Perkuat" Laboratorium Biomolekuler Kesmas NTT
laboratorium yang difungsikan untuk melakukan pemeriksaan dengan metode pool test untuk surveilans.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
"Pool test kita 320 sampel dengan metode pool test. Kalau sekarang kita kesulitan karean sampel individu juga diperiksa. Selama ini kita memang fokus menangani surveilens yang tidak bergejala," kata Dr Elcid kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (31/1) malam.
Ia mengatakan, saat ini kapasitas pemeriksaan dan ketersediaan alat menjadi kendala. Laboratorium Biokesmas telah memiliki beberapa PCR namun kekurangan alata ekstraksi otomatis dan Biosafety Cabinet. Itu dibutuhkan untuk menambah kemampuan testing.
Menurutnya, pemerintah saat ini memang harus melakukan optimalisasi dan operasional laboratorium yang telah ada. Ia juga berharap, pembangunan laboratorium lain di wilayah Flores dan Sumba juga segera terealisasi.
Baca juga: Update Covid-19 NTT : Kasus Positif Covid-19 di NTT Tembus Angka 5.000
Baca juga: Gadis di NTT yang Hina Petugas Kesehatan Ditangkap Polisi, Ini Motifnya
"Kemampuan testing harus diperkuat. Kemampuan testing kita terendah dari Indonesia," kata dia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)