TNI Berikan Penyuluhan Covid-19 di Daerah Perbatasan RI-RDTL
komitmen bersama dari elemen bangsa untuk menjaga penyebaran covid-19 di wilayah Indonesia, termasuk di daerah perbatasan.
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
TNI Berikan Penyuluhan Covid-19 di Daerah Perbatasan RI-RDTL
POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Selain pelaksanakan tugas pokok menjaga keutuhan wilayah NKRI di perbatasan negara perbatasan RI-RDTL, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB juga memberikan penyuluhan pencegahan dan penyebaran Covid-19 bagi masyarakat perbatasan.
Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dari elemen bangsa untuk menjaga penyebaran covid-19 di wilayah Indonesia, termasuk di daerah perbatasan.
Dalam rangka itu, personel Pos Lookeu melaksanakan penyuluhan tentang cara mencegah penyebaran covid-19 kepada masyarakat perbatasan. Untuk lebih efektif, personel Pos Lookeu melakukan penyuluhan door to door dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yakni, menjaga jarak, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan.
Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan di Atambua, Sabtu (23/1/2021). Menurut Dansatgas, wabah Covid-19 yang telah melandai Indonesia hampir setahun belum juga berakhir. Untuk mencegah virus mematikan ini tidaklah mudah karena Covid-19 muncul tanpa kita sadari.
Namun ada cara yang bisa dilakukan yakni menerapkan protokol kesehatan secara disiplin yakni, menjaga jarak, menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menjaga imun tubuh.
Hal-hal seperti ini yang disosialisasikan oleh personel satgas pamtas kepada masyarakat ketika mendatangi rumah warga atau pola door to door. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dari TNI dalam membantu pemerintah dan menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman Covid yang makin hari makin tak terbendung.
"Personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider Khusus 744/SYB Pos Lookeu berinisiatif membantu satgas penanggulangan covid-19 wilayah Kabupaten Belu dengan cara melakukan penyuluhan tentang pencegahan dan cara memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 dengan metode “door to door” atau dari rumah ke rumah untuk lebih memaksimalkan pemahaman kepada masyarakat tentang virus covid-19", terang Dansatgas.
Danpos Lookeu Serka Athop Wichaksono menambahkan, ia didampingi dua anggota yang adalah tenaga kesehatan Pos yaitu Pratu Risman Hidayat dan Pratu Sepriyanto langsung terjun ke lapangan untuk memberikan penyuluhan.
Baca juga: Kenali dulu Tentang Xenophobia Agar Anda Lebih Mudah Mengatasinya
Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ikuti Enam Tips Sederhana Agar Kesehatan Mental Tetap Terjaga
Kepala Desa Lookeu, Kanisius Fahik Mauk, S.Pt menyambut baik kegiatan penyuluhan yang dilakukan personel satgas pamtas. Kegiatan itu sungguh membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Belu. Mengingat, Covid-19 sebagai penyakit berbahaya maka sosialisasi yang dilakukan terus menerus sangat dibutuhkan. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).