Pelantikan Presiden AS

Amerika Diteror BOM Jelang Pelantikan Joe Biden di Mahkamah Agung, Pihak Keamanan Bersiaga Tinggi

Jelang pelantikan Joe Biden, pihak keamanan bersiaga setelah mereka mendapat ancaman bom di gedung Mahkamah Agung AS.

Editor: Benny Dasman
Istimewa
Kamis, 21 Januari 2021 01:24 zoom-inlihat fotoPihak Keamanan AS Bersiaga Tinggi Usai Ada Ancaman Bom di Mahkamah Agung Jelang Pelantikan Joe Biden (AFP PHOTO/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS) Personel Garda Nasional berjaga di depan Gedung Capitol Hill, Washington DC, pada 17 Januari 2021. Pengamanan diperketat jelang pelantikan Joe Biden pada 20 Desember. Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Pihak Keamanan AS Bersiaga Tinggi Usai Ada Ancaman Bom di Mahkamah Agung Jelang Pelantikan Joe Biden, https://manado.tribunnews.com/2021/01/21/pihak-keamanan-as-bersiaga-tinggi-usai-ada-ancaman-bom-di-mahkamah-agung-jelang-pelantikan-joe-biden?page=3. Editor: Gryfid Talumedun 

POS KUPANG, COM - Pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat terpilih tinggal menunggu hitungan menit saja. 

Pelantikan Joe Biden akan berlangsung, Rabu (20/1/2021) pukul 11.30 waktu AS atau pukul 23.30 WIB.

Namun jelang pelantikan, pihak keamanan bersiaga setelah mereka mendapat ancaman bom di gedung Mahkamah Agung AS.

Juru bicara mahkamah, Kathleen Arberg mengemukakan, petugas keamanan yang merespons laporan segera melakukan pencarian.

"Gedung ini mendapat ancaman bom. Bangunan dan kawasan sekitarnya langsung diperiksa, tanpa dilakukan evakuasi," jelas Arberg.

Dilansir AFP Rabu (20/1/2021), Mahkamah Agung terletak di sebelah Gedung Capitol, di mana pelantikan Biden dan wakilnya, Kamala Harris, digelar.

Pihak keamanan AS bersiaga tinggi setelah pada 6 Januari, massa pendukung Donald Trump merangsek ke Gedung Capitol.

Massa hendak menghentikan agenda Kongres AS yang mengesahkan sertifikasi kemenangan Biden dalam Pilpres AS 2020.

Sebanyak lima orang tewas, dengan empat di antaranya adalah pendukung mantan presiden, sementara satu orang lain polisi.

Selain dalam negeri, militer AS juga meningkatkan kewaspadaan jika musuh-musuh mereka di luar negeri membuat gerakan.

Dalam pertemuan terakhir Kepala Staf Gabungan pekan lalu, mereka membahas berbagai strategi jika saja terjadi insiden.

Meski begitu berdasarkan laporan intelijen, belum ada aktivitas terbaru dari Iran maupun Korea Utara.

Militer AS Tingkatkan Kewaspadaan

Militer AS dilaporkan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas musuh, dengan semakin dekatnya pelantikan Joe Biden.

Pihak Pusat Komando Militer Nasional AS menyatakan, mereka akan lebih memerhatikan laporan intelijen mengenai potensi gerakan bersenjata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved