Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo Punya Kembaran Loh, Mirip Banget Tapi Bukan Saudara, Ini Fotonya
Calon Tunggal Kapolri Komjen Listyo Punya Kembaran Loh, Mirip Banget Tapi Bukan Saudara, Ini Fotonya
Sebelum ditetapkan jadi calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit sempat diisukan menjadi calon kuat Kapolri.
Ada beberapa alasan kuat yang mendasari isu tersebut.
Selain pernah menjadi Kapolres Solo saat Jokowi menjabat Walikota Solo, Listyo Sigit pernah menjadi Ajudan Jokowi saat periode pertama jadi presiden.
Selain Listyo Sigit, ada beberapa nama Jendral menghiasi bursa calon Kapolri.
Meski Presiden Joko Widodo belum mengusulkan secara resmi ke DPR RI terkait calon Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis. Namun, kabarnya sudah mengerucut ke satu nama yakni, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.
Hal ini diutarakan anggota Komisi III DPR Jazilul Fawaid menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon Kapolri, menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada akhir Januari 2021.
Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).
"Insya Allah satu nama, Pak Listyo Sigit calon kuat," ujar Jazilul saat dihubungi, Jakarta, Senin (11/1/2021).
Namun, Jazilul mengaku pernyataannya soal Listyo akan menjadi calon tunggal yang diusulkan Presiden ke DPR, tidak bermaksud mendahului Tuhan dan Jokowi.
"Sekali lagi saya menyampaikan ini, tanpa bermaksud mendahului takdir Allah dan ketentuan Presiden," tutur Wakil Ketua Umum PKB itu.
Terkait waktu penyampaian nama calon Kapolri dari Presiden ke DPR, Jazilul memperkirakan diserahkan pada Rabu (13/1/2021).
"Hemat saya, mungkin Rabu (13/1) keramat itu, kita tunggu saja. Semoga yang terbaik yang diusulkan dan dipilih jadi Kapolri," papar Jazilul.
Perkiraan Jazilul tersebut tidak asal memprediksi saja, tetapi dihitung berdasarkan kalender Jawa untuk melihat hari baik dalam penyerahan nama calon Kapolri.
"Rabu Wage lebih bagus itungannya, neptunya sebelas. Itungannya Rabu angkanya 7 dan Wage angkanya 4, dijumlah jadi neptunya angka 11," tutur Wakil Ketua MPR itu.
"Itu ilmu jawa, ilmu titen namanya bersumber dari kebiasaan alam dan manusia," sambung Jazilul.
Profil Listyo Sigit Prabowo