Opini
Inovasi Pembelajara Era New Normal Life
kondisi ini di biarkan akan berdampak pada kelangsungan hidup manusia, termasuk proses pendidikan dan pelatihan bagi peningkatan SDM Aparatur Sipil Ne
COVID-19 menggoncang dunia, pemerintah. masyarakat, dan dunia usaha, pemimpin agama, tokoh agama dan para pihak lainnya, tunduk dan bertekuk lutut pada pandemic covid -19. Dunia lesuh, karena mengalami degradasi dalam segala aspek
kehidupan, seprti; akitivitas kehidupan terbatas, ekonomi lumpuh, lapangan kerja terbatas, karyawan dirumahkan dan lainnya, karena terserang pandemic corona virus disease (Covid)-19 secara serempak ke seluruh pelosok dunia.
Jika kondisi ini di biarkan akan berdampak pada kelangsungan hidup manusia, termasuk proses pendidikan dan pelatihan bagi peningkatan SDM Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karenanya inovasi proses pembelajaran di sekolah, di universitas dan di setiap lembaga pendidikan dan pelatihan pada era kehidupan baru (New Normal Life) harus segera di lakukan oleh seorang widyiswara, dosen, guru atau pengajar lainnya.
Widiyaiswara, dosen, guru, sebagai unsur utama dalam pendidikan dan pelatihan pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam pembangunan. Harus memiliki kemampuan dalam mendesain inovasi pembelajaran agar peserta pendidikan dan
pelatihan tidak merasa jenuh dalam mengikuti materi pembelajaran.
Walaupun kita berada pada kondisi dilematis, yaitu di satu sisi kita harus berjuang untuk menjaga kondisi kesehatan dan di sisi yang lain kita harus melakukan kegiatan proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi SDM untuk kelangsungan hidup organisasi/instansi/lembaga.
Oleh karenanya seorang widyiswara, dosen, guru, harus membuat desain pembelajaran secara baik, dimulai dari Rancang Bangun Materi Pelatihan (RBMP), Rencana Pelakasanaan Pembelajaran (RPP), Bahan Tayang atau Power point dan Buku
sumber atau Modul. Agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan baik dan menarik, juga sangat di harapkan tumbuh kreativitas dari widyaiswara, dosen, guru dalam menggunakan media-media pembelajaran, seperti; power point yang menarik, alat peraga yang sederhana tetapi menarik, bisa juga dengan menggunakan pemutaran video film pendek yang materinya sesuai dengan topik yang di ajarkan.
Metode pendekatan yang dapat dikakukan dengan dua cara yaitu, on line/ pola daring dan off line/ tatap muka yang kapasitasnya sangat terbatas disesuaikan dengan panduan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang merujuk pada WHO (organisasi Kesehatan dunia).
Diera Covid – 19 ini kita perhadapkan dengan himbauan oleh pemerintah melalui surat keputusan pejabat yang berwewenang, agar kita harus memperhatikan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau lagi trend (3M).
Hal ini harus menjadi habits dalam kelangsungan hidup kita setiap hari dan lebih khusus dalam proses pembelajaran pendidikan, dan pelatihan yang dilakukan di setiap lembaga pendidikan, instansi/unit kerja masing-masing dengan suatu harapan pembelajaran
berlangsung baik, dan peserta/ masyarkat akan terhindar dari Covid – 19.
Selanjutnya langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh seorang widyiaiswara, dosen, guru, seperti; 1) Berpikir yakni; Kemampuan mengkreasi pengetahuan , keterampilan dan perilaku sebagai keungulan kompetitif bersaing dalam inovasi
pembelajaran di Era New normal Life dan Covid - 19,
2) Kreatif yakni; Kemampuan melahirkan ide, gagasan, metode, konsep, cara kerja baru dalam inovasi pembelajarn di
Era New Normal dan Covid - 19, 3) Inovasi yakni, Kemampuan mengimplementasikan ide, gagasan, metode, konsep dan cara kerja baru yang memilki nilai-nilai yang dapat berguna dalam inovasi pembelajaran di Era New Normal Life pada pendidikan dan
pelatihan , 4) Pembelajaran yakni; Kegiatan belajar mengajar yang berlangsung melaui suatu perencanaan secara terencana, sistimatis, dengan desain pembelajaran yang kreatif, menarik dan sangat inovatif sesuai dengan Era New Normal Life dan Covid – 19.
Widyiswara, dosen, dan guru dapat melakukan kajian-kajian, seperti; 1) Proses inovasi pembelajaran di Era New Normal Life dan Covid -19, Proses inovasi pembelajaran yaitu proses belajar pada peserta pendidikan, dan pelatihan yang dirancang, dikembangkan dan di kelola secara kreatif, dinamis, dengan menerapkan pendekatan multi kearah yang lebih baik,
2) Strategi inovasi pembelajaran di Era New Normal Life dan Covid – 19, Strategi inovasi pembelajaran yaitu suatu prosedur dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan dan pelatihan, seperti; mendiagnosa masalah, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan fakta-fakta, menyelidiki dan menyimpulkan hal-hal yang terkait dengan inovasi pembelajaran pendidikan dan pelatihan,
3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat apa saja dalam inovasi pembelajaran pendidikan dan pelatihan di Era New
Normal Life dan Covid -19, Faktor pendukung dalam inovasi pembelajaran pendidikan dan pelatihan yaitu peserta, kemampuan peserta, sarana dan prasarana, dukungan stakeholder dan ketersediaan alokasi angggaran, Faktor penghambat dalam inovasi
pembelajaran pendidikan dan pelatihan, yaitu; ketersedian SDM tenaga kependidikan dan kepelatihan yang terbatas dan memilki kompetensi rendah, ketersediaan alokasi anggaran terbatas, kurangnya sarana dan prasarana,
kurangnya kreatifitas dari tenaga kependidikan dan kepelatihan. kurangnya dukungan stakeholder, dan kurangnya komunikasi dan koordinasi kemitraan,
4) Model inovasi pembelajaran di Era New Normal Life dan Covid- 19, Model inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan di Era New Normal Life dan Covid – 19, yaitu model pembelajaran yang kolaboratif. Seperti model pembelajaran yang lebih meningkatkan peran serta dan partisipasi yang tinggi dari masyarakat/orang tua, peserta, widyiswara, dosen, guru dan penyelenggara pendidikan dan pelatihan itu sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/frans-sales-spd-mm-staf-bpsdm.jpg)