Bupati Paulus Targetkan Sumba Tengah Swasembada Pangan dan Mandiri Benih
Zona V meliputi Desa Tanah Modu, Desa Malinjak dan Desa Wailawa, Kecamatan Katikutana Selatan dengan luas lahan 1960 ha.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Bupati Paulus Targetkan Sumba Tengah Swasembada Pangan dan Mandiri Benih
POS-KUPANG.COM|WAIBAKUL---Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu menargetkan 1-2 tahun ke depan, Kabupaten Sumba Tengah harus swasembada pangan (beras) dan Kabupaten mandiri benih.
Salah satu program utama saat ini adalah menggerakan seluruh petani Sumba Tengah mensukseskan program food estate yang merupakan program kerja presiden Joko Widodo dimasa pandemi virus corona yang menjadikan Sumba Tengah sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.
Keseriusan pemerintah dan rakyat Sumba Tengah bekerja keras mempersiapkan 5000 hektar are food estate dengan rincian 3 000 ha lahan sawah padi dan 2000 ha lahan tanam jagung mendapat dukungan luar biasa pemerintah pusat melalui Menteri Pertanin RI, Syahrul Yasin Limpo. Tidak hanya dukungan alsintan, tetapi dalam kurun waktu hampir sebulan terakhir ini, Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, telah dua kali datang ke Sumba Tengah termasuk kunjungan ke Sumba Tengah, Jumat (8/1/2021).
Sementara itu dukungan pemerintah pusat berupa bantuan alsintan sebanyak 100 unit traktor dengan rincian tractor roda 2 sejumlah 80 unit, roda 4 sebanyak 20 unit, Combain (Mesin Panen multi guna) yang memanen padi juga bisa memanen jagung sebanyak 12 unit, aumur, pompa air, penyemprot hama dengan metode droun, pupuk, benih padi dan benih jagung. Petani hanya datang menanam, karena semua sudah disiapkan pemerintah mulai tractor sawah, bantu benih padi, pupuk dan obat-obatan.
Kini, petani beramai-ramai menanam padi. Suatu keadaan yang sungguh-sunguh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya dimana para petani biasa menanam mulaib bulan Pebruari,Maret bahkan sampai April.
Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu menyampaikan hal itu melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Tengah, Umbu K.Pari, STP yang divawancarai POS-KUPANG.COM di zona II food estate di Kamudu, Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Sabtu (9/1/2021) sore.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumba Tengah, Umbu K.Pari menjelaskan, lokasi food estate tersebar dibeberapa desa dan terbagi dalam 5 zona.
Tanggungjawab setiap zona adalah para pejabat eselon II dan III sebagai bapak asuh petani (masyarakat) yang dilibatkan dalam pengembangan food sestate. Untuk mensukseskan program lumbung pangan nasional tersebut pemerintah melibatkan seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri dan lembaga agama.
Berikut zona I di Desa Umbu Pabal, Desa Umbu Mamijuk dan Desa Wairasa Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat dengan luas lahan 920 ha.
Zona II meliputi Desa Umbu Pabal Selatan dan Desa Umbu Langang, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat dengan luas lahan 803 ha.
Zona III meliputi Desa Dasa Elu dan Desa Okawacu, Kecamatan Katikutanah Selatan dengan luas lahan 652 ha.
Zona IV meliputi desa Makatakeri dan Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana seluas 665 ha.
Zona V meliputi Desa Tanah Modu, Desa Malinjak dan Desa Wailawa, Kecamatan Katikutana Selatan dengan luas lahan 1960 ha.
Lebih lanjut, ia mengatakan, luas lahan sawah Sumba Tengah 7600 ha termasuk 3000 ha menjadi lahan food estate.