Breaking News:

Berita NTT Terkini

Vaksin Covid Tahap I Tiba di NTT, DPRD Minta Pemprov Pastikan Keamanan Distribusi Hingga Penerima

Pemerintah Provinsi NTT diminta untuk memastikan keamanan dan pengendalian distribusi vaksin Corona Sinovac hingga proses vaksinasi massal. Demikian

Penulis: Ryan Nong | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wakil Ketua DPRD NTT Inche DP Sayuna  

 Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi NTT diminta untuk memastikan keamanan dan pengendalian distribusi vaksin Corona Sinovac hingga proses vaksinasi massal. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD NTT Inche DP Sayuna kepada POS-KUPANG.COM, Senin (4/1) petang. 

Inche menyampaikan rasa syukur akhirnya NTT bisa mendapatkan kiriman vaksin Covid-19. Menurut dia, hal tersebut merupakan sebuah optimisme dan harapan baru agar seluruh masyarakat termasuk masyarakat NTT dapat mengakhiri masa pandemi Covid 19 yang tiada berujung. 

"Saya menyambut dengan baik upaya pemerintah untuk menghadirkan vaksin Covid-19 ke NTT," kata Inche. 

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, untuk tahap awal ini, harus dipahami bahwa sebagai sebuah keadaan yang Emergency maka pemerintah telah memutuskan untuk memberi prioritas kepada kelompok yang sangat beresiko  yakni para tenaga medis yang berada di garda terdepan . 

Kedepan, menurutnya, secara bertahap, vaksin akan diberikan kepada seluruh masyarakat sehingga bisa menolong masyarakat mengakhiri wabah virus covid 19. 

"Catatan saya adalah pemerintah harus sungguh-sungguh bisa memastikan bahwa vaksin ini aman dan terkendali sampai pada penerima. Pemerintah sudah harus memastikan semua urusan vaksin Sinovac ini telah melalui tahap screening oleh BPOM sebelum kemudian disalurkan ke masyarakat," kata Inche. 

Selain itu, menurutnya, catatan penting lain yang tidak boleh diabaikan adalah distribusi vaksin Covid-19. Pemerintah dan pihak terkait, menurutnya harus berhati-hati dalam menyalurkan vaksin tersebut.

"Khususnya terkait rantai pasoknya. Karena ini barang yang spesifik, vaksin ini harus dijaga suhunya serta higienisnya, mudah-mudahan distribusi vaksin dari pabrik kepada tangan konsumen tidak terjadi human error atau hal buruk lainnya," tambah Inche. 

Ia berharap pemerintah bekerjasama dengan balai POM dapat melakukan sosialisasi terhadap kualitas dan keamanan vaksin itu kepada masyarakat. Hal itu harus dilakukan karena dalam waktu dekat, vaksin itu diharapkan dapat didistribusikan ke masyarakat sehingga masyarakat bisa percaya bahwa vaksin ini benar-benar baik dan sudah teruji.

Diberitakan sebelumnya, vaksin Covid-19 Corona Sinovac akan tiba di Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (5/1) besok. Pemerintah Provinsi  melalui Dinas Kesehatan memastikan akan menerima sebanyak 13.200 dosis Vaksin Corona Sinovac untuk proses vaksinasi massal tahap pertama di Provinsi NTT. 

Kepala Dinas Kesehatan provinsi NTT dr. Mese Ataupah mengatakan vaksin Corona Sinovac akan tiba di Bandara Internasional El Tari pada pukul 06.30 Wita. Selanjutnya vaksin tersebut akan diangkut menuju Gudang UPT Pengelolaan Obat, Vaksin dan Perbekalan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi NTT untuk penyimpanan sementara. 

Vaksin tersebut, kata dr. Mese, akan didistribusikan ke fasilitas kesehatan yang tersebar di Provinsi NTT untuk proses vaksinasi massal tahap pertama. Namun kata dia, distribusi baru akan dilakukan pada pertengahan bulan Januari, menunggu kesiapan tenaga vaksinator dan kesiapan cold chain di pusat fasilitas kesehatan tempat vaksinasi. 

Mantan Kepala Dinas Sosial NTT itu mengatakan, untuk vaksinasi tahap pertama dialokasikan untuk tenaga kesehatan yang berada pada Garda terdepan pelayanan kesehatan Covid-19 di seluruh NTT. 

Ia mengatakan, dari total 40an ribu tenaga kesehatan yang terdiri dari 32 ribu tenaga kesehatan yang merupakan ASN dan belasan ribu tenaga kesehatan Non ASN, pemerintah provinsi NTT telah mendata tenaga kesehatan yang berada di Garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di seluruh NTT. 

Secara teknis, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan NTT, Emma Simanjuntak menjelaskan, 13.200 dosis vaksin Corona Sinovac tahap pertama untuk NTT itu dialokasikan untuk vaksinasi sebanyak 6.600 tenaga kesehatan. Pelaksanaan vaksinasi akan dipusatkan di 398 fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi lokasi atau pusat layanan vaksinasi yang terdiri dari 378 puskesmas dan 20 rumah sakit serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. (hh) 

Area lampiran

 

BalasTeruskan

Wakil Ketua DPRD NTT Inche DP Sayuna 
Wakil Ketua DPRD NTT Inche DP Sayuna  (POS-KUPANG.COM/RYAN NONG)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved