Breaking News:

Breakwater di Pantai Paris Sikka Jadi Obyek Wisata Baru di Maumere

Proyek pengamanan pantai atau breakwater sepanjang satu kilometer lebih di Pantai Paris, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, telah selesai

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Breakwater di Pantai Paris, Sikka. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Proyek pengamanan pantai atau breakwater sepanjang satu kilometer lebih di Pantai Paris, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur telah selesai. Kehadiran breakwater ini akan melindungi pemukiman warga sekitar dari gelombang laut.

Selain itu, adanya pembangunan breakwater telah menjadi obyek wisata baru bagi warga Kota Maumere.

Pasalnya, di tempat bisa dijadikan warga mandi dan lari sore di bagian atas breakwater.

Baca juga: 61 Pasien Covid-19 di Sumba Timur Masih Dirawat

Kornelis Soge alias Ceis, warga Kota Maumere kepada wartawan di kediamannya, Minggu (3/1/2021) siang menjelaskan, pembangunan pemecah gelombang atau breakwater yang sudah selesai guna menjaga tidak adanya abrasi pantai sangat membantu warga.

"Pembangunan breakwater itu bisa dimanfaatkan oleh Desa Habi untuk mengelola menjadi wisata olahraga air dalam rangka meningkatkan pendapatan desa.Kan di wilayah breakwater itu sudah ada beberapa kafe dan rumah makan. Kan bisa juga dibuat wisata olahraga air seperti permainan anak-anak. Apalagi Desa Habi saat ini sudah memiliki Bumdes," ungkap Kornelis.

Baca juga: Tahun 2020 Ini Sejumlah Prestasi PA Bajawa di Ngada

Ia mengungkapkan, breakwater itu bisa menjadi sektor potensi yang dapat dikembangkan menjadi wisata olahraga air di Desa Habi. Yang mana bisa dijadikan sebuah konsep bisnis yang bisa dijalankan oleh masyarakat Desa Habi melalui Bumdes.

"Melalui Bumdes dapat menjadi motor penggerak dalam mengelola desa wisata sehingga pemerintah desa dapat membantu dalam permodalan awal seperti untuk pembelian fasilitas permainan anak-anak.Kalau sudah ada wisata olahraga air di lokasi breakwater ini, tentunya warga di sekitar juga bisa mendapatkan penghasilan seperti jual makanan ringan yang akan dibeli oleh para wisatawan lokal kita," papar Kornelis yang juga pengurus pusat Pemuda Katolik itu.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo dalam rangka meningkatkan ekonomi warga di pesisir pantai.

Menurut Bupati Sikka, pekerjaan proyek pembangunan turap pengaman pantai atau breakwater sangat memberikan manfaat bagi perlindungan wilayah pesisir. Selain itu juga untuk pengembangan ekonomi di bidang pariwisata. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved