Breaking News:

Polres Belu Bantu Beras Untuk Anak Panti Asuhan

Polres Belu kembali menyalurkan bantuan sosial berupa beras untuk Anak yatim piatu dan Penyandang cacat

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H.,S.I.K.,M.Si didampingi Wakapolres, Kompol Herman Bessie menyerahkan bantuan beras kepada panti asuhan, Jumat (18/12/2020). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Setelah beberapa waktu lalu menyalurkan uang tunai untuk korban bencana erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Polres Belu kembali menyalurkan bantuan sosial berupa beras untuk Anak yatim piatu dan Penyandang cacat, Jumat (18/12/2020).

Ada dua panti asuhan yang mendapat bantuan beras dari Polres Belu yakni, Panti Asuhan Bakti Luhur (Susteran Alma) Atambua dan Panti Asuhan Hidup Baru Onoboi Atambua.

Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dari Polres Belu terhadap kehidupan anak-anak panti asuhan di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Basarnas Kupang Siapkan Pasukan Siaga SAR Khusus Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Ini Tujuannya

Penyerahan bantuan sosial itu dipimpin langsung Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H.,S.I.K.,M.Si didampingi Wakapolres, Kompol Herman Bessie, Kabag Sumda, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Kasi Propam dan anggota Humas.

Kepada wartawan, Kapolres mengatakan, bantuan beras tersebut bersumber dari Yayasan Tzu Chi Indonesia yang diserahkan kepada Polres Belu untuk dibagikan kepada masyarakat yang terkena dampak covid-19. Penyalurannya dilakukan bertahap.

Baca juga: Agus Bata Bersyukur Miliki JKN-KIS setelah Pensiun

"Beras bantuan ini kita salurkan secara bertahap dengan melibatkan tujuh Polsek jajaran. Sasaran kita adalah saudara-saudara kita yang tidak mampu dari segi ekonomi dan terdampak covid-19", kata Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, bantuan yang diberikan itu dapat bermanfaat bagi penghuni panti, baik pendamping atau pengasuh maupun anak-anak asuhan.

Di sela kegiatan tersebut, Kapolres Belu mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yaitu, memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan setiap selesai beraktivitas dan selalu menjaga jarak saat di tengah keramaian.

"Masyarakat harus ingat bahwa Kabupaten Belu saat ini belum aman dari covid karena sudah ada puluhan yang terkonfirmasi positif. Jadi protokol kesehatan harus tetap Kita patuhi, begitupun imbauan pemerintah lainnya", kata Kapolres.

"Pesan kami kepada Suster pembina, pengasuh dan anak-anak, apa yang sudah disampaikan mohon diteruskan ke keluarga agar bersama-sama menjaga diri dari penularan covid-19", tambahnya.

Untuk diketahui, di masa kepemimpinan Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H.,S.I.K.,M.Si, bantuan uang tunai hingga bantuan sembako, kerap digelontorkan oleh Polres Belu dan jajarannya untuk masyarakat tidak mampu maupun yang mengalami musibah bencana alam. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved