Pilkada Sumba Timur

Pilkada Sumba Timur - Tinggi Tingkat Partisipasi Pemilih

Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur tahun 2020 tinggi atau meningkat jika dibandingkan sebelumnya

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi, S.T 

POS-KUPANG.COM |WAINGAPU - Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur tahun 2020 tinggi atau meningkat jika dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya. Partisipasi pemilih tahun ini mencapai 81.42 persen.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi, S.T, Jumat (18/12/2020).

Menurut Oktavianus, tingkat partisipasi pemilih di Sumba Timur dalam pilkada 9 Desember 2020 lalu mencapai 81.42 persen.

Baca juga: Pengobatan Batu Ginjal Bebas Biaya Berkat JKN-KIS

"Tentu tingkat partisipasi pemilih meningkat, jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya," kata Oktavianus.

Dijelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan partisipasi pemilih naik di Pilkada tahun 2020 ini, yakni, bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati cukup baik, masyarakat sudah cerdas dan mengetahui pentingnya menggunakan hak pilih.

Baca juga: Obyek Wisata Tasi Oetuke Dibuka, Seharian Gratis

"Satu hal yang juga menjadi faktor, yakni bahwa kami penyelenggara memastikan bahwa pilkada aman walaupun pelaksanaannya di tengah Pandemi Covid-19. Penyelenggara kita pastikan aman dari Covid-19, kemudian pelaksanaan pungut hitung di TPS juga mematuhi protokol kesehatan yang ketat," katanya.

Dikatakan, ada ketakutan pemilih ke TPS, namun penyelenggara dan juga pasangan calon dan tim memastikan bahwa di TPS semua penyelenggara mematuhi protokol kesehatan.

"Di TPS itu sudah disiapkan semua alat pelindung diri, mulai dari tempat cuci tangan, hand sanitizer, disinfektan, masker, kaos tangan dan lainnya. Jadi tidak ada keraguan masyarakat datang ke TPS," katanya.

Oktavianus juga mengatakan,bahwa di tingkat penyelenggara, khususnya PPK dan PPS sudah dibekali oleh KPU, terkait pelaksanaan pilkada yang harus mengedepankan juga protokol kesehatan.

"Penyelenggara baik dari TPS, yakni PPS dan juga PPK kita ingatkan terus soal protokol Covid-19 ini. Karena itu, masyarakat tidak takut ke TPS karena semua tahapan dilakukan dengan protokol Covid-19 yang ketat," ujarnya.

Untuk diketahui, dari hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada tingkat kabupaten, Paslon nomor urut satu, Drs. Khristofel Praing,M.Si - David Melo Wadu, S.T meraih 80.152 (57,18 persen), Paslon nomor urut dua, Umbu Lili Pekuwali, S.T, M.T - Ir. Yohanis Hiwa Wunu,M.Si meraih 60.024 (42,82 persen).

Suara sah berjumlah 140.176 dan suara tidak sah sebanyak 1.084. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved