Penanganan Covid

Ingat Pesan Ibu 3M, Pentingnya Menjaga Jarak Aman

seluruh lapisan masyarakat diharapkan menerapkan dpesan tersebut yang tak lain adalah wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Ngobrol Asyik Jaga Jarak Aman bersama Bobby Lianto, Direktur PT Pembangunan Sehat Sejahtera, Jumat (18/12/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kampanye 3M Ingat Pesan Ibu terus digalakkan oleh pemerintah. Berbagai pihak dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan menerapkan dan meneruskan pesan tersebut yang tak lain adalah wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Direktur PT Pembangunan Sehat Sejahtera, Bobby Lianto juga turut aktif dalam mengampanyekan 3M itu. Menurutnya, seringkali pesan itu tak bisa tersampaikan ke masyarakat karena budaya timur khususnya NTT yang mana berkaitan erat dengan pelukan dan ciuman persaudaraan. 3M khususnya menjaga jarak aman harusnya menjadi kebiasaan masyarakat saat ini.

Baca juga: Setelah Ditangkap di Kupang, FB Dijebloskan ke Sel Mapolres Malaka

Bobby menyadari bahwa kampanye ini harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Penerapan protokol kesehatan ini juga dilakukan saat ia berada di kantor. Setiap orang yang mau masuk ke kantor harus memakai masker, mencuci tangan, dan duduk pada kursi yang telah diberi jarak antar satu dan lainnya.

Jaga jarak aman dua meter memang belum berjalan efektif, khususnya dalam penyelenggaraan pesta. Jaga jarak di angkutan umum juga masih sulit untuk dikendalikan.

Baca juga: Pilkada Serentak di NTT - Paslon di Tiga Kabupaten Ajukan Gugatan ke MK

Oleh karena itu, fungsi sosialisasi penting agar masyarakat bisa terbiasa karena menjaga masyarakat itu sendiri. 3M ini merupakan hal penting yang mampu memproteksi diri dari virus. Apalagi, ditambah dengan menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi dan berolahraga untuk menambah imun tubuh.

Dalam acara Ngobrol Asyik Pos Kupang dengan tema Jaga Jarak Aman yang dipandu oleh jurnalis Pos Kupang Annie Eno ini, Bobby menjelaskan, bahwa semarak Natal 2020 berbeda dari tahun sebelumnya karena tak ada lagi lomba atau paduan suara Natal atau aktivitas berkerumun dalam jumlah banyak.

Menyiasati hal itu, Sejahtera Group membuat acara Semarak Natal Sejahtera di Rumah. Acaranya terdiri dari lomba menghias rumah dengan ornamen Natal untuk lima perumahan Sejahtera Group bernama Kampung Natal.

Nantinya, warga Kota Kupang menggunakan kendaraan bisa berkeliling melihat Kampung Natal ini. Selain itu, ada live concert yang dimulai pada tanggal 24 Desember 2020 dari pukul 21.00 Wita hingga 00.00 Wita.

Masyarakat bisa merekam suara mereka dan menyanyikan langsung dalam live concert itu. Acara itu bisa diikuti di sosial media dari media partner acara tersebut. Ia berharap acara ini tidak mengurangi semarak Natal di tengah pandemi yang mana mengharuskan masyarakat perlu menjaga jarak.

Bobby menerangkan, kiranya 3M khususnya jaga jarak telah menjadi kebiasaan meski nantinya masyarakat akan divaksin. Memang butuh proses, tapi Bobby optimis sosialisasi harus terus dilakukan.

Ia terus belajar bahwa meski menjaga kesehatan, ia harus berani berpikir terjelek/terburuk bahwa orang yang ditemuinya bisa saja OTG. Dengan menaruh rasa mawas diri itulah, ia bisa mengontrol dirinya sendiri.

"Menjaga jarak dan 3M umumnya adalah tugas dari kita semua yang sadar betapa pentingnya hal ini. Kalau hal ini terdampak pada bisnis atau kerja saudara, pasti akan merugikan diri sendiri bahkan pemerintah. Kita semua harus sosialisasikan ini ke banyak orang," tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved