Sekjen Rizieq Shihab Dilaporkan ke Polisi Soal Mimpi & MUI Turun Tangan: Apa Polisi juga Urus Mimpi?
Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga berkomentar tentang adanya pelaporan ke polisi atas pengakuan mimpi Haikal Hassan bertemu Rasulullah.
Sekjen Rizieq Shihab Dilaporkan ke Polisi Soal Mimpi & MUI Turun Tangan: Apa Polisi juga Urus Mimpi?
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sekjen Habib Rizieq Shihab Center, Haikal Hassan atau biasa disapa Babe Haikal, dilaporkan ke polisi Polda Metro Jaya.
Babe Haikal dilaporkan ke polisi Polda Metro Jaya, oleh kelompok yang mengatasnamakan Forum Pejuang Islam.
Babe Haikal dipolisikan atas dugaan menyebar berita bohong lantaran mengaku bermimpi bertemu dengan Rasulullah.
Laporan polisi itu tertuang pada nomor bukti laporan polisi TBL/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.
Pelaporan ini pun menuai perhatian publik.
Sejumlah pihak heran, kini mimpi pun bisa laporkan secara pidana, terlebih sejumlah orang menyebut laporan itu telah diterima pihak kepolisian.
Pegiat Media Sosial, Said Didu bahkan bertanya kepada Menko Polhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan), Mahfud MD tentang pelaporan tersebut.
"Mohon informasi dari prof @mohmahfudmd, apakah Hittler, Mussolini, Idi Amin, dan pemimpin otoriter lainnya, jika ada warganya bermimpi diperiksa oleh polisi?" tanya Said Didu melalui akun Twitternya, Rabu (16/12/2020).
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga berkomentar tentang adanya pelaporan ke polisi terhadap pengakuan mimpi Haikal Hassan bertemu Rasulullah.
Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas heran dengan hal itu mengaku heran dengan apa yang didengarnya itu.
"Pertanyaan saya, kok mimpi orang bisa dipolisikan? Emangnya tugas polisi juga mengurusi dan mengamankan mimpi-mimpi orang?" kata Anwar kepada wartawan, Selasa (15/12/2020)
"Kalau Ustaz Haikal menyatakan bahwa beliau pernah bermimpi ketemu Rasulullah lalu kok kita ribut. Ya alhamdulillah. Dia bisa bermimpi ketemu Rasulullah," ujarnya.

Alasan Haikal Hassan Dilaporkan
Sementara itu, Husin menerangkan, pelaporan itu bermula ketika Haikal cerita soal proses pemakaman lima laskar khusus Front Pembela Islam yang isi ceritanya menyebut dirinya bertemu Rasulullah SAW.
"Betul, saya yang melaporkan," ujar Husin yang juga politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada wartawan, Rabu, 16 Desember 2020.