Nelayan Pemana-Sikka Hilang Saat Memancing Ikan, Mesin Sampan Hidup Orangnya Tidak Ada

Ismadi, nelayan asal Mole, Desa Pemana, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka dilaporkan hilang saat pergi Memancing Ikan di laut

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/THINKSTOCK.COM
Ilustrasi tenggelam 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Ismadi, nelayan asal Mole, Desa Pemana, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka dilaporkan hilang saat pergi Memancing Ikan di laut, Sabtu (12/12/2020) siang.

Ismadi pergi melaut menggunakan sampan dan menurut keluarga mesin sampannya ditemukan hidup tapi Ismadi tidak berada di atas sampan.

Hilangnya Ismadi telah dilaporkan ke Pospol Pemana agar dilakukan pencarian.

Usai melapor keluarga melakukan pencarian tapi belum menemukan Ismadi.

Baca juga: PLN Bantu Fasilitas Kebersihan untuk Labuan Bajo

Data dari Pospol Pamana yang masuk ke POS-KUPANG.COM di Maumere, Sabtu (12/12/2020) malam menjelaskan, pada Sabtu tanggal 12 Desember 2020 sekira pukul 11.00 wita bertempat di Desa Pamana telah diperoleh informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi musibah orang hilang saat memancing di laut. Adapun identitas korban dan saksi-saksi yang diidentifikasi yakni korban Ismadi (43), nelayan dan tinggal Dusun Mole, Desa Pamana, Kecamatan Alok.

Saksi - saksi antara lain Abdul Syukur, Andri, Saleh dan Muhaimin. Saksi adalah warg Pamana.

Di mana saksi Abdul Syukur ketika melapor ke Pos Pamana menjelaskan, Ismadi pergi melaut dini hari sekira pukul 02.00 wita.

Baca juga: Pria 59 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Sumur

Ia melaut di Perairan laut Pulau Pamana dengan menggunakan perahu berukuran 1 1/2 GT. Selanjutnya sekira pukul 10.00 wita saat para saksi berangkat melaut di perairan yang sama menemukan kapal yang bersangkutan hanyut sekitar 3 mill dari perairan Laut Pamana. Yang mana pada saat di temukannya perahu korban dalam kondisi hidup. Sedangkan korban tidak berada di atas kapal tersebut. Mengetahui hal tersebut para saksi langsung menginformasikan hal tersebut ke pihak keluarga dan diteruskan pihak Kepolisian Pospol Pamana.

Hingga dilaporkan korban belum juga di temukan dan masih dilakukan upaya pencarian oleh pihak Pospol Pamana, Babinsa Desa pamana bersama nelayan Desa Pamana.

Sekira pukul 15.00 wita pencarian dihentikan sementara waktu dikarenakan gelombang tinggi dan angin kecang.

Kapospol Pamana bersama pihak Pemerintah Desa Pamana Telah berkoordinasi dengan Basarnas Maumere terkait hilangnya Korban di perairan Pamana dan saat ini masih menunggu pihak SAR maumere untuk dilakukannya pencarian korban. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved