Penanganan Covid
Satu Oknum Anggota KPPS di Malaka Reaktif Covid-19
Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Malaka telah melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas KPPS
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN--Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Malaka telah melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas KPPS yang akan bertugas pada hari pelaksanaan pencoblosan tanggal 9 Desember 2020.
Dalam kegiatan rapid tes yang melibatkan petugas kesehatan dari RSUPP Betun beberapa waktu lalu, ditemukan satu anggota reaktif Covid-19 sehingga langkah yang diambil adalah menggantikan anggota baru.
Ketua KPU Malaka, Makarius B Nahak, S.Fil mengatakan ini melalui Juru bicara, Yosep Nahak di Betun, Senin (7/12/2020).
Baca juga: Bupati SBS Sebut Tidak Bertindak Menguntungkan Diri Sendiri
Dikatakan Yosep, saat ini persiapan logistik dalam mensukseskan pilkada Malaka sudah selesai ditandai dengan pengiriman seluruh paket ke 11 kecamatan yang jauh. Untuk satu kecamatan sisa yakni Malaka Tengah akan didroping satu hari sebelum pencoblosan.
Berkenaan dengan pelaksanaan pilkada ditengah pandemi covid19, jelas Yosep, pihaknyapun sudah mengirim alat pelindung diri (APD) ke kecamatan. Selain itu, telah dilakukan pula rapid tes bagi KPPS oleh tim kesehatan dari RSUPP Betun.
Baca juga: Sebanyak 133 Ternak Mati Pasca Erupsi Ile Lewotolok, Pemda Siapkan Tiga Skenario
"Kita sudah rapid tes untuk petugas KPPS dan hasilnya ada satu reaktif. Kita sudah gantikan dan saat ini semuanya sehat dan siap melaksanakan tugas di TPS," katanya.
Berkenaan dengan warga pemilih terpapar covid dan melakukan isolasi mandiri di rumah, Yosep mengatakan, mereka tetap memiliki hak dan petugas akan mendatangi yang bersangkutan untuk menunaikan haknya.
Khusus pelaksanaan pencoblosan nanti, kata Yosep, akan diatur secara bertahap dengan tetap menjaga jarak. Tidak boleh ada kerumunan massa dan petugas diharapkan betul-betul menerapkan protokoler kesehatan.
"Kegiatan pencoblosan dimulai Pukul 07.00 Wita dan selesai Pukul 13.00 Wita. Kita pastikan semua warga mentaati protokoler kesehatan agar tidak ada kluster baru," jelas Yosep.
Ditanya soal pemantau pilkada Malaka, Yosep mengatakan tidak ada satupun yang mendaftar. Pihaknya juga sudah menerima laporan penggunaan dana kampanye dari kedua paslon sehingga tidak ada kendala.
Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)