Arab Saudi Tuding Imam Besar FPI Habib Rizieq Terima Uang Ilegal, Mahfud:Tiap Hari Orang Ngasih Uang

"Dia itu dulu dicekal, informasinya yang saya terima, karena menghimpun dana secara tidak sah, tiap hari ada orang ngasih uang," kata Mahfud MD

Editor: Frans Krowin
Kolase TribunNewsmaker -Instagram Mahfud MD/ Tribunnews
Mahfud MD dan Rizieq Shihab. 

Ia lalu menyinggung pernyataan Mahfud MD yang mengizinkan massa menyambut kedatangan Rizieq di bandara.

"Kayak kemarin Pak Mahfud mengumumkan, yang mau jemput silakan. Baik enggak itu? baik" singgung Rizieq.

"Kita terima kasih, terima kasih Pak Mahfud, umat akhirnya diizinkan menjemput," kata pendakwah tersebut.

Ia kemudian membandingkan dengan pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan Habib Rizieq sebetulnya akan dideportasi oleh pemerintah Arab Saudi.

Pimpinan FPI Rizieq Shihab menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar PN Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017).
Pimpinan FPI Rizieq Shihab menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar PN Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). (POOL / REPUBLIKA / RAISAN AL FARISI)

Habib Rizieq Shihab mengatakan bahwa pernyataan mmahfud MD itu bohong.

"Tapi pada saat Pak Mahfud bilang, 'Habib Rizieq ini dideportasi, kriminal,' itu baik apa enggak? Enggak, jadi nggak perlu terima kasih," tegasnya.

Habib Rizieq Shihab mengatakan jika pemerintah berbuat baik, maka ia akan berterimakasih.

"Jadi kita objektif saja, yang baik kita terima kasih, yang enggak baik kita luruskan," tandas Rizieq.

Habib Rizieq Desak Arab Saudi Minta Maaf

Rizieq Shihab, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengklaim intelijen Arab Saudi minta maaf kepadanya.

Mereka meminta maaf setelah melihat surat perjanjian antara Habib Rizieq dan Badan Intelijen Negara.

Hal ini diungkap Rizieq dalam tayangan kanal YouTube Front TV, Selasa (10/11/2020).

Habib Rizieq menyampaikan sambutan kepada para simpatisan di kediamannya yang terletak di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Ulama tersebut menjelaskan ia sudah terbebas dari kasus hukum manapun dan hal itu telah disampaikannya kepada pemerintah Arab Saudi.

Menurut Rizieq, dirinya diisukan memiliki masalah dengan Badan Intelijen Nasional (BIN) yang kemudian ditanyakan pemerintah Arab Saudi.

"Terakhir mereka bilang, 'Anda ini dikejar-kejar badan intelijen dari negara Anda'," ungkap Habib Rizieq.

"Saya bilang, 'Saya enggak ada persoalan dengan badan intelijen'," tuturnya.

Rizieq menyebutkan dirinya diminta membuktikan tidak ada permasalahan dengan BIN.

Ia mengaku memiliki dokumen perjanjian resmi dengan BIN yang ditunjukkannya ke pihak Arab Saudi.

"'Tapi ini ada laporannya, Anda bisa buktikan kalau Anda tidak punya permasalahan dengan badan intelijen Indonesia?'," ucap Rizieq, mengulangi perkataan otoritas Arab Saudi.

"Apa buktinya? 'Saya punya dokumen perjanjian antara saya dengan badan intelijen Indonesia', saya terjemahkan lagi dalam bahasa Arab," paparnya.

Rizieq mengaku dokumen tersebut dirasa harus dirahasiakan dan tidak dipublikasikan.

Baca juga: Promo Hari Pahlawan, Beli Pertamax-Dex Series Pakai MyPertamina Dapat Potongan Rp 250 per Liter

"Resmi di situ, dan dokumen ini belum saya buka ke masyarakat. Saya pikir enggak ada perlunya saya buka, kecuali kalau darurat," terang pendakwah ini.

Melihat dokumen perjanjian itu, Rizieq mengaku pihak otoritas Arab Saudi justru terkejut.

Tidak hanya itu, otoritas Arab Saudi yang berwenang dalam intelijen justru meminta maaf karena telah menuduh Rizieq.

"Saya tunjukkan, mereka kaget, 'Anda punya perjanjian begini bagus dengan negara, Anda tidak punya masalah, kok dilaporkan macam-macam?'," ungkap Rizieq.

"Akhirnya pemerintah Saudi, otoritas yang berwenang di bidang ini mereka justru akhirnya minta maaf, 'Kami salah, kami sudah melewati batas wewenang yang kami punya, kami minta maaf karena ini memang dari informasi yang kami terima'," terangnya.

Mahfud MD Ungkap Habib Rizieq Nyaris Dideportasi

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan ( Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan kasus yang dihadapi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dengan pemerintah Arab Saudi.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui kanal YouTube Cokro TV, diunggah Selasa (3/11/2020).

Diketahui sebelumnya ulama yang dikenal dengan nama Habib Rizieq itu membantah dirinya mengalami masalah imigrasi overstay di Arab Saudi.

Ia menegaskan sudah mendapat perpanjangan izin visa.

Namun Mahfud MD justru menyebutkan tokoh ulama tersebut memang mengalami masalah imigrasi.

"Oleh pemerintah Arab Saudi itu dicatat, diberi garis merah bahwa ini (Rizieq) tidak boleh keluar karena melakukan penghimpunan uang secara ilegal, tapi itu sudah dicabut," kata Mahfud MD.

"Tapi satu hal yang belum dicabut, dia itu akan dideportasi karena melakukan pelanggaran imigrasi," ungkapnya.

Mahfud menjelaskan justru Habib Rizieq sendiri yang terkesan tidak ingin dideportasi dari Arab Saudi.

Diketahui berulang kali beredar isu Rizieq hendak pulang ke Indonesia, tetapi rencana itu tertunda dengan berbagai alasan.

"Sekarang ini Rizieq Shihab ingin pulang ke Indonesia tapi tidak mau dideportasi," papar Menko Polhukam.

"Dia ingin pulang terhormat," lanjutnya.

Terkait kepulangan Rizieq tersebut, Mahfud menegaskan tidak ada sangkut-pautnya dengan pemerintahan Indonesia.

Hal itu dinilai sebagai urusan pribadi Habib Rizieq.

"Silakan saja, urus begitu. Itu urusan dia dengan pemerintah Arab Saudi, bukan urusan kita," tegas Mahfud.

Pakar komunikasi sekaligus pembawa acara Ade Armando lalu menanyakan lebih lanjut penyebab Rizieq dicekal.

"Pelanggaran imigrasinya apa, Pak?" tanya Ade Armando.

"Overstay," ungkap Mahfud.

"Jadi overstay, dia didenda," komentar Ade.

"Dugaan pidananya itu tidak ada lagi, tapi overstay, sejak dulu," Mahfud membenarkan.

Diketahui sebelumnya Rizieq membantah dirinya overstay di Arab Saudi, bahkan mengumumkan ancaman terhadap pihak-pihak yang menuduh dirinya melakukan pelanggaran tersebut.

"Oleh sebab itu akan dideportasi sebagai melakukan pelanggaran keimigrasian," lanjut Mahfud MD.

"Jadi cerita bahwa pemerintah Indonesia secara khusus menghubungi pemerintah Saudi agar Rizieq Shihab pulang itu tidak benar?" tanya Ade mengonfirmasi.

"Selama saya menjadi menteri, tidak pernah melakukan hal-hal yang seperti itu," tegas Mahfud. 

Habib Rizieq Bantah Tudingan Intelijen Arab Saudi

Kesal disebut-sebut bermasalah di Arab Saudi, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau dikenal dengan Habib Rizieq mengungkapkan deretan bukti dirinya sudah bebas dari jeratan hukum

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan dalam tayangan kanal YouTube Front TV, Selasa (10/11/2020).

Setelah kembali ke Tanah Air, Habib Rizieq menyampaikan sambutan kepada para simpatisan di kediamannya yang terletak di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Ulama tersebut menjelaskan ia sudah terbebas dari kasus hukum manapun dan hal itu telah disampaikannya kepada pemerintah Arab Saudi.

Menurut Rizieq, dirinya diisukan memiliki masalah dengan Badan Intelijen Nasional (BIN) yang kemudian ditanyakan pemerintah Arab Saudi.

"Terakhir mereka bilang, 'Anda ini dikejar-kejar badan intelijen dari negara Anda'," ungkap Habib Rizieq.

"Saya bilang, 'Saya enggak ada persoalan dengan badan intelijen'," tuturnya.

Rizieq menyebutkan dirinya diminta membuktikan tidak ada permasalahan dengan BIN.

Ia mengaku memiliki dokumen perjanjian resmi dengan BIN yang ditunjukkannya ke pihak Arab Saudi.

"'Tapi ini ada laporannya, Anda bisa buktikan kalau Anda tidak punya permasalahan dengan badan intelijen Indonesia?'," ucap Rizieq, mengulangi perkataan otoritas Arab Saudi.

Pererat Persaudaraan dan Persatuan

Sementara itu, anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus menyebut kepulangan Habib Rizieq Shihab yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, dapat dijadikan momentum mempererat persaudaraan dan persatuan.

"Saatnya kita bersama bergandeng tangan, kesampingkan berbagai perbedaan dengan mengedepankan semangat rekonsiliasi dalam bingkai persaudaraan dan persatuan untuk kemaslahatan dan kemajuan bangsa dan negara," kata Guspardi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Guspardi berharap, kehadiran Rizieq kali ini dapat kembali melakukan da'wah dengan lebih amandan berbuat yang lebih baik, serta lebih maksimal lagi bagi kemajuan bangsa maupun kemashlahatan ummat.

"Ketokohan imam besar Front Pembela Islam (FPI) dan sikap konsistennya melakukan dakwah amar maruf nahi munkar membuat beliau di cintai, dan mempunyai banyak simpatisan dan pengikut yang sangat loyal kepadanya di tanah air," tutur Guspardi.

Diketahui, Habib Rizieq telah tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (10/11/2020).

Kedatangannya Rizieq dari Arab Saudi disambut oleh ribuan jemaahnya di bandara dan Petamburan, yang merupakan tempat tinggal Rizieq.

Mahfud MD Sempat Ditantang Pihak Habib Rizieq

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan pernah mendapat tantangan dari pihak Habib Rizieq Shihab.

Padahal saat itu Mahfud MD akan memberi bantuan agar pimpinan FPI itu bisa kembali ke tanah air.

Mahfud MD menceritakan kejadian itu di akun Youtube Karni Ilyas yang diunggah pada Minggu (6/12/2020).

Menurut informasi yang diterima Mahfud MD, Habib Rizieq Shihab pernah dicekal di Arab Saudi karena dituding menerima uang ilegal.

Karena setiap orang yang datang ke rumah Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi selalu memberi uang.

"Dia itu dulu dicekal, informasinya yang saya terima, karena menghimpun dana secara tidak sah, tiap hari ada orang ngasih uang," kata Mahfud MD

Mahfud MD lalu menjelaskan, bila di Indonesia itu sudah menjadi seperti tradisi jika seorang Kyai atau pemuka agama dan orang berilmu diberi uang.

"Saya bilang kalau di Indonesia Kyai itu dikasih uang, saya juga dosen sering dikasih uang," kata Mahdfud MD.

Kemudian pihak Arab Saudi sudah menerima penjelasan itu dan dianggap sudah clear.

"Kemudian diurus Habib Rizieq ini uang halal, jadi dicoret,jadi urusan pidananya selesai," ujarnya.

Namun, terkait soal overstay dan administrasi pihak imigrasi belum selesai waktu itu.

Kemudian Habib Rizieq mengurus di kantor imigrsi dan akhirnya udah clear.

Mahfud MD mengatakan awalnya Habib Rizieq Shihab pulang dengan safar bayan.

"Pertama dia pulang nya dengan syafar bayan, boleh pulang karena overstay,sesudah itu dia balik, semula kan dia pulang tanggal 4, tanggal 4 gak jadi pulang dia gak mau pulang overstay beresiko kalau overstay dia anggap salah padahal gak salah," ujarnya.

Habib Rizieq lalu disebut tidak bersalah dan dianggap bukan overstay.

"Diurus terus dia bebas anda bukan overstay silahkan pulang paling lambat tanggal 11, dia pulang tanggal 9,sebenaranya secara hukum di arab sudah clear," ujarnya.

Mahfud MD enegaskan jika urusan administrasi di Arab Saudi bukan campur tangan pemerintah Indonesia.

"Tidak ada kaitannya dengan pemerintah kita, " jelas Mahfud MD.

Mahfud MD menceritakan bahwa ini pertama kalinya ia mengurusi Habib Rizieq Shihab.

Karena Mahfud MD diangkat menjadi menteri pada akhir 2019 dan saat itu Habib Rizieq sudah di Arab Saudi.

"dia tahu dulu dia itu kan pertama kali 2018 saya belum jadi menteri, tidak tahu saat itu siapa yang melapor,ketika saya jadi menteri kasusnya sudah jauh," ujarnya.

Mahfud MD mengatakan Habib Rizieq punya hak hukum sehingga tidak masalah jika pulang ke Indonesia.

"Makanya saya bilang suruh pulang aja dia punya hak hukum kok," kata Mahfud MD.

Mahfud MD mengata ia bersedia membantu Habib Rizieq.

"Kalau minta bantuan saya ayo tapi ndak pernah mau kalau mau saya bantu tuh,sudah saya kontak orang-orangnya apa sih masalahnya saya bantu saya kan menteri," ujar Mahfud MD.

Namun selama ini Habib Rizieq Shihab selalu menolak dibantu dan justru mengirim video tantangan.

"Malah saya dikirimi video tantangan 'saya tidak pernah minta bantuan pada pemerintah zolim, dikirim ke saya," ujarnya.

Mahfud MD mengaku kebingungan untuk membantu Habib Rizieq.

Namun saat menolak bantuan itu, Habib Rizieq mengurus sendiri dan ternyata sudah tidak ada kesalahan hukum.

"Tapi ada juga spekulasi ada intervensi amerika?" tanya Karni Ilyas.

Mahfud MD menegaskan jika itu hanya pembacaan intelegen yang disangkut-pautkan.

"Mungkin aja, itu spekulasi intelejen, ada yang seperti itu, karena katanya Indonesia ini terlalu dekat dengan china, maka Amerika masuk, untuk mengahantam isu itu," tegas Mahfud MD.

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab lebih memilih mengucapkan terimakasih ke pemerintahan Arab Saudi dibandingkan pemerintahan Indonesia.

Habib Rizieq Shihab mengatakan bahwa selama tinggal di Arab Saudi dirinya bebas melakukan aktivitas apapun, trmasuk melakukan umrah, ke mekkah dan madinah.

"Saya sangat beterimakasih, selama 3,5 tahun saya di sana diperlakukan sangat baik," ujarnya.

Hal itu di katakan Habib Rizieq Shihab di Youtube Frint Tv yang tayang pada Selasa (11/11/2020).

Meskipun begitu, Rizieq membantah dirinya melakukan pelanggaran overstay dan harus membayar denda.

Habib Rizieq Shihab menegaskan pemerintah Arab Saudi sangat baik memperlakukan dirinya dan keluarganya.

Setelah itu, Habib Rizieq Shihab menyindir pemerintah Indonesia yang kurang baik memperlakukan dirinya.

Sehingga Habib Rizieq Shihab mengaku enggan mengucapkan terimakasih.

Habib Rizieq Shihab akan berterimakasih kepada pemerintah Indonesia jika sudah berbuat baik kepada dirinya.

"Jadi kalau ada yang mengatakan, 'Habib kok terima kasihnya sama pemerintah Saudi aja, sama pemerintah Indonesia bagaimana? ya baik dulu, kalau baik, nanti kita terima kasih. Kira-kira betul enggak?" sindir Rizieq.

Habib Rizieq Shihab mengatakn jika pemerintah Indoensia baik maka wajib diberi apresiasi.

"Kalau pemerintah baik, wajib terima kasih, kita apresiasi," katanya.

Ia lalu menyinggung pernyataan Mahfud MD yang mengizinkan massa menyambut kedatangan Rizieq di bandara.

"Kayak kemarin Pak Mahfud mengumumkan, yang mau jemput silakan. Baik enggak itu? baik" singgung Rizieq.

"Kita terima kasih, terima kasih Pak Mahfud, umat akhirnya diizinkan menjemput," kata pendakwah tersebut.

Ia kemudian membandingkan dengan pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan Habib Rizieq sebetulnya akan dideportasi oleh pemerintah Arab Saudi.

Habib Rizieq Shihab mengatakan bahwa pernyataan mmahfud MD itu bohong.

"Tapi pada saat Pak Mahfud bilang, 'Habib Rizieq ini dideportasi, kriminal,' itu baik apa enggak? Enggak, jadi nggak perlu terima kasih," tegasnya.

Habib Rizieq Shihab mengatakan jika pemerintah berbuat baik, maka ia akan berterimakasih.

"Jadi kita objektif saja, yang baik kita terima kasih, yang enggak baik kita luruskan," tandas Rizieq.

(*)

SUMBER: https://wow.tribunnews.com/2020/11/11/klaim-punya-perjanjian-bin-habib-rizieq-ungkap-intelijen-arab-saudi-justru-minta-maaf-mereka-kaget?page=all 

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Rizieq Shihab Klaim Intelijen Arab Saudi Harus Minta Maaf Setelah Lihat Perjanjiannya dengan BIN, https://manado.tribunnews.com/2020/11/11/rizieq-shihab-klaim-intelijen-arab-saudi-harus-minta-maaf-setelah-lihat-perjanjiannya-dengan-bin?page=4

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Arab Saudi Sempat Tuding Habib Rizieq Terima Uang Ilegal, Mahfud MD Langsung Beri Penjelasan, https://jateng.tribunnews.com/2020/12/06/arab-saudi-sempat-tuding-habib-rizieq-terima-uang-ilegal-mahfud-md-langsung-beri-penjelasan?page=all

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved