Garda Pemuda NKRI Gandeng Kesbangpol NTT Gelar Kegiatan Deklarasi Kebangsaan, Simak !
Kemudian menolak bagi mereka-mereka yang bertindak intoleransi dan tidak patuh pada peraturan-peraturan perundang-undangan
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Garda Pemuda NKRI Gandeng Kesbangpol NTT Gelar Kegiatan Deklarasi Kebangsaan
POS-KUPANG. COM | KUPANG- Garda Pemuda Negara Kesatuan Republik Indonesia bekerja sama dengan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT menggelar kegiatan Deklarasi Kebangsaan. Hal ini sebagai salah satu upaya merespon gejolak perpolitikan nasional serta situasi sosial kemasyarakatan yang cukup mengkhawatirkan dan berpotensi mengancam keutuhan bangsa.
Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kota Kupang pada, Sabtu, 05/12/2020 ini dihadiri oleh semua organisasi mahasiswa, organisasi pemuda Kota Kupang, Kaban Kesbangpol NTT, Para pimpinan agama dan ketua serta jajaran pengurus FKUB NTT.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Garda Pemuda NKRI, Muhammad Saleh mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan deklarasi kebangsaan adalah mengajak semua elemen masyarakat dari tingkat mahasiswa, pemuda hingga organisasi kemasyarakatan, untuk menjaga keutuhan NKRI.
Deklarasi Kebangsaan yang digelar dengan mengusung tema " Toleransi dari NTT untuk Indonesia" tersebut, tuturnya, dihadiri oleh semua elemen organisasi mahasiswa, organisasi pemuda lintas agama, daerah dan suku.
Kegiatan ini, lanjut Muhammad, merupakan bagian dari keterpanggilan hati nurani para pemuda menjaga keutuhan NKRI agar tidak diobrak-abrik oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan agama.
"Kita tidak mau itu terjadi, agar NKRI ini tetap aman damai dan tenteram," ujarnya.
Kepala Badan Kesbangpol NTT, Yohanes Oktavianus pasca kegiatan deklarasi kebangsaan ini mengucapkan terima kasih kepada para pemuda khususnya di Provinsi NTT memiliki semangat untuk membela Negara dengan mendeklarasikan dukungan kepada pemerintah yang sah.
"Kemudian menolak bagi mereka-mereka yang bertindak intoleransi dan tidak patuh pada peraturan-peraturan perundang-undangan yang berlaku," bebernya.
Sebagai pemerintah, Yohanes mengapresiasi semangat dan komitmen dari pada pemuda Nusa Tenggara Timur tersebut.
Baca juga: TERNYATA Iyut Bingslamet Sudah Pakai Sabu 16 Tahun, Beli saat punya Uang dan Ada yang Jual
Baca juga: 26 Pasien Positif Covid-19 di Belu Belum Sembuh
Dia berharap, semangat menjaga keutuhan NKRI ini semakin bertumbuh di dalam hati setiap orang khususnya para pemuda. Yohanes juga meminta semua pemuda untuk menghidupi semangat toleransi di NTT, agar tidak mudah disusupi oleh pihak lain yang ingin memecahbelah bangsa Indonesia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)