Breaking News:

Penjabat Bupati Belu Minta Masyarakat Jaga Situasi Keamanan

Diharapkan situasi kondusif yang dirasakan saat ini tetap dipertahankan sehingga penyelenggaraan Pilkada Belu 2020 dapat berjalan aman

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Pjs. Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM 

Penjabat Bupati Belu Minta Masyarakat Jaga Situasi Keamanan

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM mengajak masyarakat terutama paslon, tim kampanye dan para pendukung agar menjaga keamanan selama tahapan Pilkada Belu 2020. 

Diharapkan situasi kondusif yang dirasakan saat ini tetap dipertahankan sehingga penyelenggaraan Pilkada Belu 2020 dapat berjalan aman, lancar dan damai. 

Bagi aparat keamanan diminta agar melakukan patroli malam untuk menjaga siatuasi keamanan tetap kondusif menjelang hari pencoblosan.

"Mohon perhatian ekstra dari jajaran Kapolres, Dandim dan Danyon untuk melakukan patroli malam karena akhir-akhir ini, malam-malam banyak mobil yang berkeliaran. Jadi kita berharap untuk bisa diantisipasi terutama di pedalaman sehingga Pilkada Belu bisa berjalan aman, tertib dan demokratis", pinta Zaka Moruk dalam arahannya saat rakor persiapan Pilkada, Selasa (1/12/2020).

Zaka Moruk terus mengharapkan kepada KPU bersama jajarannya agar bekerja optimal dalam menyukseskan pilkada walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. 

Selain KPU, Penjabat Bupati Belu juga meminta dukungan kerja sama dari PLN agar mengantisipasi gangguan listrik saat proses pencoblosan dan penghitungan suara. Apalagi di wilayah desa yang selama ini sering terjadi pemadaman akibat gangguan alam. Dalam pelaksanaan Pilkada, penyelenggara juga menggunakan listrik untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. 

Harapan yang sama juga disampaikan kepada pimpinan Telkomsel agar memperhatikan jaringan komunikasi. Hal ini penting agar komunikasi dalam rangka menyukseskan pilkada tidak terhambat dan terputus. 

Saya meminta dukungan pihak PLN untuk mengantisipasi gangguan listrik akibat gangguan alam seperti puting. Jadi kalau bisa PLN bisa mengantisipasi tempat rawan bencana dengan menempersiapkan genset. Telkomsel juga perlu mengantisipasi karena beberapa tempat di wilayah Belu internetnya belum begitu baik. Jadi tolong perhatian khusus untuk wilayah-wilayah yang masih kesulitan internet untuk mendukung pelaporan nanti", ujar Zaka Moruk.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, Mikhael Nahak mengatakan, secara umum logistik untuk kebutuhan Pilkada Belu sudah 90 persen. Semua logistik tersimpan di gudang yang merupakan gedung bioskop lama. 

Menurut Mik, sebagai besar surat suara sudah dalam keadaan packing dan masih kekurangan 8.000 lebih surat suara. Kekurangan tersebut sudah disampaikan ke percetakan untuk diganti. 

"Kita masih kekurangan surat suara sebanyak 8000 lebih. Kekurangan surat suara itu karena ada yang sudah sobek, maupun ternoda oleh tinta di percetakan. KPU sudah meminta percetakan di Surabaya untuk mencetaknya dan akan dikirim lagi", jelas Mik.

Lanjut Mik, mulai Rabu (2/12/2020), KPU sudah mendistribusikan logistik ke 12 kecamatan. Logistik yang didistribusikan awal antara lain, surat pemberitahuan (C6) dan salinan DPT.

Baca juga: Suasana Kekeluargaan Dalam Kunjungan Relasi Pos Kupang Pada Ulang Tahun Pos Kupang ke 28 

Baca juga: KUNCI JAWABAN Soal Latihan Ulangan PAS / UAS Bahasa Inggris Kelas 9 SMP / MTS Semester 1 Ganjil 2020

Baca juga: Inilah Tinggi Gelombang Laut di Perairan Sumba

Sedangkan, kotak dan surat suara didistribusikan 7 Desember menuju kecamatan.  Selanjutnya 8 Desember atau H-1, surat suara dan kotak suara sudah berada di 426 TPS. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, 
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved