Jumat, 17 April 2026

Berita Pendidikan

Peringati Hari Guru, TP-PKK Kolipadan Bincang Santai Bersama sejumlah Guru

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Model Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, bekerja sa

Editor: Ferry Ndoen
Foto/Ricko Wawo
/Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Model Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, bekerja sama dengan Guru-guru asli anak tanah Kolipadan menggelar acara "Bincang Santai" dalam momen HUT PGRI yang ke 71 tahun dan Hari Guru Nasional yang ke 75 tahun, pada Rabu (25/11/2020) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Model Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, bekerja sama dengan Guru-guru asli anak tanah Kolipadan  menggelar acara "Bincang Santai" dalam momen HUT PGRI yang ke 71 tahun dan Hari Guru Nasional yang ke 75 tahun, pada Rabu (25/11/2020)

Ketua TP-PKK, Kolipadan, Ramsia Gelu,25/11, dalam sambutannya menyampaikan, Kolipadan merupakan Desa model TP PKK Kabupaten Lembata sehingga momen ini, tidak bisa jalan sendiri tanpa ikut campur bapak ibu guru sekalian. 

Dijelaskan Ramsia, para guru bapak adalah sebagai mitra bagi TP-PPK dalam merealisasikan berbagai macam program yang berikan oleh berbagai pihak kepada pemerintah setempat. 

"Begitu banyak bantuan dari provinsi diberikan kepada kami namun kami tidak tau mau buat apa lagi sehingga besar harapan kami untuk ada sentuhan dari bapak ibu guru untuk sama-sama memberikan ide konsep dalam menjalankan program-program ini," jelasnya.

Ramsia mengatakan adanya bantuan dan program, diharapkan kekompakan bersama dari semua pihak, terutama guru-guru dari desa kolipadan agar berkolaborasi untuk memberikan dampak positif dalam berbagai bidang, seperti  olahraga, sanggar budaya, dan berbagai macam bidang lainnya dengan titik sasaran pada anak-anak.

"Kita kembangkan potensi  yang ada di desa, sasarannya anak, adik kita yang masih duduk di bangku TKK/Paud, SD, SMP dan SMA untuk terlibat aktif dalam mengembangkan minat bakat serta mewariskan budaya-budaya yang ada di Desa ini," kata salah satu bidan senior di Lembata tersebut.

Melalui peringatan hari guru, dirinya berharap upaya untuk mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan ditingkat desa agar kompak dilakukan oleh semua pihak dengan berbagai macam terobosan kegiatan bersama pemdes atupun TP-PKK setempat.

Keterangan Foto/Ricko Wawo/Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Model Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, bekerja sama dengan Guru-guru asli anak tanah Kolipadan  menggelar acara "Bincang Santai" dalam momen HUT PGRI yang ke 71 tahun dan Hari Guru Nasional yang ke 75 tahun, pada Rabu (25/11/2020)

Area lampiran

/Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Model Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, bekerja sama dengan Guru-guru asli anak tanah Kolipadan  menggelar acara
/Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Model Desa Kolipadan, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi NTT, bekerja sama dengan Guru-guru asli anak tanah Kolipadan menggelar acara "Bincang Santai" dalam momen HUT PGRI yang ke 71 tahun dan Hari Guru Nasional yang ke 75 tahun, pada Rabu (25/11/2020) (Foto/Ricko Wawo)

 

BalasTeruskan

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved