Bak Kucing-Kucingan, Dibongkar di Pinggir Jalan, Baliho Rizieq Shihab Dipasang Lagi Di Gang Kecil

"Pak Dudung ini kami pasang di tambora. Kamu gak bisa bawa tank dan pasukan kemari. Gak muat Dung ini di dalem gang," tulis @HutahaeanAzhar.

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.com
Baliho ucapan selamat datang dari Keluarga Besar Pemuda Pancasila untuk kedatangan Habib Rizieq Shihab 

Sementara itu, rekan Abu Janda yakni Denny Siregar, juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI yang telah menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab.

"Terimakasih, TNI.. Sudah menurunkan berhala yang merusak tauhidnya saudara2 Islam kita.. Biar mereka kembali ke agama, tidak tersesat jadi penyembah baliho spt yang sudah2," tulis Denny di akun Twitternya, Jumat.

Denny menganggap, tidak ada salahnya TNI turun untuk ikut menertibkan baliho serta poster Habib Rizieq Shihab.

"Ga ada salahnya TNI turun ke masyarakat dan menurunkan baliho Rizik.  Itu menjawab rumour yang beredar liar bahwa TNI sedang tdk solid. Turunnya TNI juga membangun kepercayaan masy awam. Gak usah diributin deh, ente2 waktu Rizik bikin masalah pada kemana emang ? Diam kan ?," tulisnya.

Pernyataan dua pegiat media sosial itu pun diamini oleh para warganet yang mendukungnya.

Mereka umumnya selama tidak begitu menyukai Habib Rizieq maupun FPI dengan sejumlah alasan.

Penjelasan Mayjen Dudung

Mayjen Dudung sebelumnya secara tegas mengakui memerintahkan bawahannya untuk menurunkan baliho dan poster Habib Rizieq Shihab.

Pernyataan itu disampaikan Dudung usai gelar apel kesiapan Pilkada serentak tahun 2020, dan penanggulangan banjir di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Dudung membenarkan informasi pencopotan baliho tersebut saat ditanyai wartawan.

"Terkait video anggota berbaju loreng turunkan baliho, itu perintah saya."

"Karena beberapa kali Pol PP menurunkan baliho itu tapi kembali dinaikkan lagi," tegas Dudung kepada perwarta, saat dikonfirmasi terkait video viral tersebut.

Dudung menjelaskan, dalam kesatuan TNI di wilayah Jayakarta, memang kerap ada patroli yang digelar oleh pasukan darat, laut, dan udara. Mereka tergabung dalam Dankorgatap.

Patroli tersebut bertujuan untuk menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah Jadetabek.

Dudung menegaskan, penindakan keamanan tersebut tidak pandang bulu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved