Sabtu, 6 Juni 2026

Waspada, Ini Jumlah Kasus ASF di Nagekeo Hingga November 2020

bawa babi dari Aeramo ke tempat lain sehingga terjangkit. Kita sudah minta petugas untuk lokalisir tempat-tempatnya

Tayang:
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Dok. Dinas Peternakan Nagekeo
Petugas saat laksanakan razia di Kabupaten Nagekeo, Oktober 2020.  

Dalam rangka mengendalikan penyebaran penyakit ASF tersebut, maka kepada saudara-saudari dengan ini diumumkan hal-hal sebagai berikut,

Pertama, segera menguburkan semua Babi yang mati akibat serangan virus ASF di lokasi masing-masing.

Kedua, dilarang membuang bangkai Babi di sembarang tempat.

Ketiga, dilarang memotong, mengedarkan dan menjual daging dari ternak Babi yang sakit.

Keempat, membersihkan kandang dengan detergen setiap hari yang dilanjutkan dengan disinfeksi kandang dan peralatan dengan disinfektan 1 tutup botol baycline dicampur 9 gayung air.

Kelima, menghentikan sementara aktifitas jual beli babi di pasar untuk jangka waktu yang tidak ditentukan terhitung sejak tanggal pengumuman ini dikeluarkan.

"Demikian untuk maklum dan dilaksanakan. Atas kerja sama yang baik diucapkan terima kasih," ujar Silvester.

Ia meminta agar masyarakat untuk sementara waktu tidak melaksanakan aktivitas jual beli Babi. Ini semua demi mencegah penularan virus demam babi Afrika atau ASF.

Baca juga: Jelang Ulang Tahun, OJK NTT Serahkan Bantuan Sosial

Baca juga: Warga Sasitamean Gembira, Tim UPT Penda Malaka Turun Jemput Bola

Baca juga: AHOK Kalah dari Anies di Pilkada DKI, Kini Jadi Komut Gaji Rp170 Juta. Ini Rumah Masa Kecil BTP

Baca juga: Warga Sasitamean Gembira, Tim UPT Penda Malaka Turun Jemput Bola

Baca juga: Bupati Tahun  : Pemda TTS Tetapkan Ingatkan Masyarakat Untuk Patuhi Protokol Kesehatan

"Ini cara pencegahan penyebaran virus Babi. Kalau Babi terkena virus dan mati ramai-ramai, warga juga yang rugi. Pemerintah harus hadir dalam hal ini. Mohon kerja sama kita semua," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved