Tren Kasus Covid-19 Kota Kupang Meningkat, RS Siloam Tambah Tempat Tidur Untuk Ruang Isolasi 

Tren Kasus Covid-19 Kota Kupang Meningkat, RS Siloam Tambah Tempat tidur untuk ruang isolasi

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Rumah Sakit Siloam Kupang 

Tren Kasus Covid-19 Kota Kupang Meningkat, RS Siloam Tambah Tempat tidur untuk ruang isolasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kasus paparan Virus Corona atau Corona Virus Diasase 2019 (Covid-19) di Kota Kupang mengalami tren meningkat. Terhitung hingga Selasa (17/11), Kota Kupang menjadi daerah penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak dengan 307 kasus dari total 891 kasus untuk Provinsi NTT. 

Teranyar, Berdasarkan data Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi NTT pada Selasa (17/11), terdapat tambahan 16 kasus positif baru di Kota Kupang. 

Baca juga: Polres Kupang Kota Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencetakan Uang Palsu

Menurut Direktur RS Siloam Kupang, dr. Hans Lie,  peluang penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Kupang masih terus terjadi dalam jumlah besar. Karena itu, stakeholder diharapkan dapat tanggal dan bersiap untuk hal itu.

"Karena kemungkinan kasua akan bertambah banyak. Harapannya dari pemerintah bersiap siap untuk ketersediaan tempat tidur terutama untuk kasus sedang berat khususnya kasus berat," kata dr Hans kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (17/11). 

Baca juga: Update Covid-19 NTT : Penambahan Kasus Covid Terbanyak di Kota Kupang, Hari Ini 16 Kasus 

Ia mengatakan, berdastkan prediksi pihaknya, kasus positif Covid-19 akan tambah banyak karena trend saat ini sedang meningkat 

Dengan kondisi tersebut, RS Siloam telah menambah bed atau tempat tidur di ruang perawatan atau isolasi Covid-19 agar dapat mengcover pasien. 

Per hari ini, Selasa (17/11), manajemen RS Siloam telah menambah jumlah bed ruang isolasi. Jika sebelumnya ruangan tersebut hanya memiliki 16 bed, maka manajemen telah menambah 4 bed baru sehingga total bed menjadi 20. Berdasarkan kondisi terakhir, sebanyak 17 pasien kini dirawat di RS Siloam

"Sekarang ini hampir setiap hari ada yang masuk (pasien covid-19), sehingga kita berusaha untuk tingkatkan layanan juga," katanya. 

Menurut dr. Hans, pihaknya mendapat donasi dari pemerintah berupa obat, alat pelindung diri serta pemeriksaan swab. Namun demikian, ia berharap pemeringah juga bisa menyuport ventilator untuk rumah sakit menimbang saat ini kasus berat (Covid-19) sedang meningkat. 

Selain itu, ia juga menyorot gejala pasien positif Covid-19 yang kini semakin tidak khas. 

"Harapannya pemerintah suport ventilator, karena sekarang kasus berat meningkat dan gejala semakin tidak khas," unarnya. (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved