Kunker di Besipae, Gubernur Viktor Laiskodat : Ini Aset Pemprov Untuk Kepentingan Masyarakat

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa Kawasan Besipae merupakan aset Pemerintah Provinsi NTT

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Humas Pemprov NTT
Gubernur NTT Viktor Bungtilu laiskodat melakukan kunjungan kerja di Besipae, TTS paga Sabtu (14/11/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur Nusa Tenggara Timur ( Gubernur NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan bahwa Kawasan Besipae merupakan aset Pemerintah Provinsi NTT yang dikelola untuk kepentingan masyarakat.

Kawasan seluas 3.780 ha tersebut akan dibangun menjadi kawasan ekonomi yang terintegrasi dengan pertanian dan peternakan. Dalam kunjungan kerja di lokasi yang sempat menjadi sengketa itu, Gubernur Viktor bersama rombongan yang didampingi Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun mengunjungi lokasi rencana pembangunan Pom Bensin, lokasi penanaman marungga, lokasi pembangunan ranch pengembangan peternakan sapi dan lokasi bangunan aset pemerintah yang tidak berfungsi.

"Ini aset Pemprov yang dikelola untuk kepentingan masyarakat dalam bentuk kolaborasi antar pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah desa agar lahan ini tidak dikelola seperti tahun-tahun sebelumnya," tegas Gubernur Viktor Laiskodat di hadapan para usir dan masyarakat, Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: Di Sikka, Pengendara Motor Tabrak ODGJ di Jalan Trans Flores Terseret di Jalan dan Patah Kaki Kanan

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, di kawasan tersebut dibangun pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata serta restoran dan pom bensin.

Ia mengatakan, program kerja di kawasan tersebut dibangun dengan sistem yang menempatkan pemerintah hanya membantu sementara masyarakat yang akan bekerja dan menikmati hasilnya.

"Kita sungguh-sungguh untuk membangun dan para pimpinan OPD terkait saya beri target untuk mengimplementasikan programnya disini," kata Gubernur Viktor.

Baca juga: Bupati Sikka dan FKS Jakarta Berangkatkan 2 Pasien ke RSUD Soetomo dan RS AL Surabaya

Dalam kesempatan itu, Gubernur Viktor langsung memberi arahan langsung kepada para pimpinan perangkat daerah dalam rangka percepatan Desain Pembangunan Kawasan Besipae.

"Pasca Kunjungan ini, saya perintahkan Dinas Peternakan agar menduplikasi model ranch peternakan sapi yang ada di Sumba untuk diterapkan di Kawasan ini," tegas Gubernur Viktor.

Selain itu, ada pula perintah kepada Dinas Pertanian untuk pengembangan marungga serta penyiapan lahan serta aspek teknis implementasi program tanam jagung panen sapi (TJPS) di lokasi itu.

Kepada Dinas Perindag, Gubernur Viktor meminta untuk mendesain kebutuhan pengadaan mesin pengering dan mesin pengolahan bubuk marungga. Sementara kepada Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Gubernur Viktor meminta untuk memetakan kawasan lokasi dan peruntukannya serta menyiapkan lahan 5 ha untuk Taman Sepe.

"Badan Aset dan Pendapatan mendesain restoran dan penginapan di kawasan ini untuk peningkatan pendapatan Pemprov," tegas Gubernur Viktor.

Gubernur Viktor menyampaikan apresiasi kepada para Usif dan masyarakat yang telah membantu pemerintah dalam penyelesaian permasalahan di lahan di Besipae.

Kunjungan kerja ke Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten TTS merupakan kunjungan pertama dalam rangkaian kunjungan kerja di daratan Timor selama empat hari. Gubernur Viktor melakukan kunjungan kerja di empat kabupaten yakni Kabupaten TTS, Malaka, Belu dan TTU pada 14 hingga 18 November 2020. (Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved