Tahun 2021, SMKN 1 Maumere Mulai Terapkan Kurikulum Dunia Industri

Tahun 2021, SMKN 1 Maumere mulai menerapkan kurikulum bagi siswanya sesuai dengan keinginan dunia industri

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kepala Sekolah SMKN 1 Maumere, Adelbertus Bonus Deo Hasulie, S.T 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Tahun 2021, SMKN 1 Maumere mulai menerapkan kurikulum bagi siswanya sesuai dengan keinginan dunia industri.

Dengan penerapan kurikulum ini maka tamatan SMK tidak lagi menjadi penganggur tapi siap bekerja sesuai keinginan dunia kerja yang diinginkan perusahaan.

Untuk mencapai tujuan itu, SMKN 1 Maumere kini sedang menyiapkan langkah menyiapkan tenaga pendidikan yang bersertifikasi dengan magang pada perusahaan besar.

Baca juga: Moderator Debat Pilkada Sumba Timur Brigita Senang

Selanjutnya, para siswa yang magang harus diberikan sertifikat usai tamat sehingga bisa mudah mendapatkan pekerjaan.

Demikian penjelasan Kepala SMKN 1 Maumere, Adelbertus Bonus Deo Hasulie, S.T kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Jumat (13/11/2020) pagi.

Ia menjelaskan, harapan agar tamat SMKN 1 Maumere siap kerja dan siap pakai di dunia industry akan menjadi perhatian serius pihak sekolah dengan melakukan pembenahan.

Baca juga: Zakarias Moruk: Cegah Corona dengan Rutin Cuci Tangan

"Pembenahan kurikulum dan tenaga pendidik akan dilakukan sehingga pada tahun 2020 bisa diterapkan. Namun untuk penerapannya perlu persiapan dengan mengirim tenaga pendidik magang sehingga bisa mendapatkan sertifikasi. Para siswa yang magang atau praktek kerja harus ditempatkan di perusahaan yang memang besar sehingga dibimbing dan diawasi secara baik. Maka itu kami setiap tahun mengirim siswa praktek kerja di luar NTT agar terjun langsung ke perusahaan yang manajemen bagus," papar Adel, nama panggilan Kepala Sekolah SMKN 1 Maumere.

Sebelumnnya, SMKN 1 Maumere terus berbenah diri menuju sekolah unggulan dan menghasilkan tamatan siap kerja di dunia industri dan dunia kerja.
Apalagi dewasa ini, dudi dan dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang terampil sesuai kebutuhan di tempat kerja.
Selain itu, tamatan SMK harus mampu menekan masalah penggangguran dan persoalan kemiskian di negeri ini.
Menyikapi itu, SMKN 1 Maumere pada Rabu (11/11/2020) pagi menggelar workshop penyusunan dokumen pembelajaran SMK menjadi pusat center unggulan atau Center Of Excellence. Workshop ini berlangsung di Aula SMKN 1 Maumere dan dibuka Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Provinsi NTT, Mathias M. Beeh, S.ST,Par didampingi Kepala Sekolah SMKN 1 Maumere, Adelbertus Bonus Deo Hasulie, S.T .

Workshop yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan narasumber dari Dirjen Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Syukur dan diikuti para guru di SMKN 1 Maumere.

Kepala Sekolah SMKN 1 Maumere, Adelbertus Bonus Deo Hasulie, S.T usai pembukaan kegiatan menjelaskan, dalam persaingan global di bidang usaha dan industri saat ini menuntut peningkatan SDM melalui pendidikan. Namun dalam rangka meningkatkan keunggulan kompetitif SDM yang tangguh dalam menghadapi persaingan pasar kerja maka kualitas lulusan SMKN secara langsung harus mampu memilikki kemampuan kerja sesuai tuntutan industry dan dunia kerja.

"Kehadiran tamatan SMK perlu mengatasi masalah penggangguran dan kemiskinan. Maka itu, perlu ada pembenahan cara belajar dengan menyesuaikan apa yang diinginkan dudi dan duke.

"Tamatan SMK harus disiapkan secara baik sehingga memilikki kemampuan langsung bekerja sesuai harapan dudi dan duke. Semua harus berbenah agar mengikuti keinginan dunia kerja saat ini . Semua pembenahan harus dilakukan mulai dari menyiapkan fasilitas dan SDM pendukung," kata Adel, nama panggilan Kepala Sekolah SMKN 1 Maumere ini.

Ia menjelaskan, SMKN 1 Maumere dalam rangka mengimplemtasikan pendidikan SMK Unggulan dan Siap Kerja terus berbenah diri dengan menyesuaikan keinginan dunia kerja saat ini. "Semua program harus terupdate secara baik sehingga tamatan SMK langsung bekerja usai tamat," ujar Adel.

"Kerjasama dalam rangka peningkatan SDM bersama dunia industri perlu terus dilakukan sekolah sehingga ke depan SMKN 1 Maumere menjadi pusat keunggulan pada kompetensi keahlian," papar Adel.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Provinsi NTT, Mathias M. Beeh, S.ST,Par dalam sambutan pembukaan memuji SMKN 1 Maumere yang kini terus berbenah dan semakin bagus mulai dari tampilan sekolah yang sudah ditata.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved