Moderator Debat Pilkada Sumba Timur Brigita Senang

MODERATOR debat terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Brigita Manohara menyampaikan penilaiannya terhadap jalannya debat

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Dua paslon Bupati Sumba Timur dan Wakil Bupati Sumba Timur pose bersama moderator, KPU , Bawaslu dan Tim penyusun materi usai debat terbuka paslon di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu,Kamis (12/11/2020). 

POS-KUPANG.COM - MODERATOR debat terbuka Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Brigita Manohara menyampaikan penilaiannya terhadap jalannya debat. Menurutnya, ada paslon yang merasa gugup (nervous). Presenter tvOne ini menduga karena belum terbiasa dengan event tersebut.

"Ada beberapa yang nervous karena mungkin belum terbiasa dengan event-event seperti ini. Namun, karena debat ini diselenggarakan oleh KPU dengan tujuan untuk bisa mensosialisasikan visi misi dari masing-masing palson," kata Brigita usai memandu debat terbuka di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu, Kamis (12/11/2020) kemarin.

Brigita mengatakan, kedua paslon sudah berupaya menyampaikan visi-misi. Ia berharap bisa diterima oleh masyarakat Sumba Timur.

Baca juga: Zakarias Moruk: Cegah Corona dengan Rutin Cuci Tangan

"Mudah-mudahan saja pesan yang disampaikan oleh kedua paslon itu bisa sampai di masyarakat Sumba Timur sehingga masyarakat semakin mempunyai ketetapan hati untuk mau memilih paslon yang mana," imbuhnya.

"Mudah-mudahan juga yang terpilih adalah yang terbaik sehingga Kabupaten Sumba Timur ini lebih maju," tambah Brigita.

Baca juga: Jaksa Periksa Mantan Bupati TTS

Brigita mengaku senang karena bisa diberi kesempatan untuk menjadi moderator dalam debat paslon Pilkada Sumba Timur.

"Saya senang sekali karena mendapat kesempatan datang ke Waingapu. Dari sisi persiapan cukup matang, karena semuanya tertata dengan rapi, termasuk pengamanannya," ucap Brigita.

"KPU juga sangat ketat menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Terlihat bahwa yang masuk ke dalam gedung hanya terbatas, yakni pasangan calon dan empat orang tim kampanye."

Penerapan protokol kesehatan itu mulai dari luar gedung, yakni mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh setiap orang yang akan masuk ke tempat acara, termasuk harus memakai masker. (yel)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved