Setelah Diberikan Sanksi Nonjob, Bupati Tahun Sebut Ada Peningkatan Realisasi

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menyebut pasca dirinya memberikan sangksi kepada 12 kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD)

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menyebut pasca dirinya memberikan sangksi kepada 12 kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) terkait realisasi anggaran yang masih rendah, saat ini ada peningkatan kinerja dari 12 OPD tersebut dalam mempercepat realisasi anggaran.

Walaupun evaluasi baru akan dilakukan pada Senin (16/11/2020) mendatang, namun dirinya mengklaim sudah ada peningkatan realisasi anggaran.

" Saya rencana Senin kita gelar rapat evaluasi terkait penyerapan anggaran. Mana yang sudah di atas 70 persen kita keluarkan dari daftar kepala OPD yang dinonaktifkan. Tapi dari laporan yang saya dapat realisasi kita (Kabupaten TTS) sudah di atas angka realisasi nasional (50,6 persen). Untuk angka pastinya, Senin baru bisa didapat," ungkap Bupati Tahun kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (13/11/2020) di kantor Bupati TTS.

Baca juga: Perkemi NTT Juara 3 Nasional, Man Klemens: Ini Hadiah Untuk NTT

Ditanya terkait penyebab realisasi anggaran yang rendah Bupati Tahun mengatakan, banyak kepala OPD yang bekerja tidak maksimal dalam melakukan penyerapan anggaran belanja langsung.

Dari hasil evaluasi diketahui anggaran belanja langsung seperti pembayaran honor perjalan dinas dan belanja ATK masih banyak yang belum dilakukan.

Baca juga: MPA Sumba Timur Gelar Donor Darah di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu

Dari data yang ia dapatkan, masih ada perjalanan yang sudah dilakukan pada awal tahun namun hingga kini belum juga dibayarkan oleh kepala OPD.

Begitu pula dengan anggaran belanja ATK, hingga mendekati akhir tahun belum juga dibelanjakan.

"Kalau kita tidak tekan, kepala OPD Ini tidak bisa kerja maksimal. Saya bingung kenapa orang punya honor tidak dibayarkan padahal kita ada uang. Ada anggaran untuk belanja ATK tapi tidak belanja," ujarnya.

Karena penyerapan anggaran APBD masih rendah, Pemda TTS mendapat surat dari Kemendagri guna dilakukan rapat koordinasi terkait penyerapan anggaran pada Selasa mendatang menggunakan aplikasi Zoom meeting.

" Selasa kita ada rapat bersama Kemendagri melalui aplikasi zoom meeting terkait penyerapan anggaran," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menonjobkan sementara 12 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten TTS buntut dari rendahnya realisasi anggaran hingga triwulan ketiga. Realisasi anggaran Ke-12 OPD tersebut diketahui masih di bawah angka 70 persen.

Sebelum mengambil keputusan untuk menonjobkan kepala OPD, Bupati Tahun mengatakan, dirinya sudah membuat komitmen bersama para kepala OPD terkait realisasi anggaran.

Jika hingga triwulan ke- 3 masih di bawah 70 persen maka diberikan sangksi pembinaan berupa penonaktifan sementara.

Ke-12 kepala OPD yang dinonjobkan yaitu, Kadis Kesehatan dr. Irene Atte, Kadis Pendidikan, Edison Sipa, Kadis Pemuda dan Olahraga Yopic Magang, Kadis Pariwisata, Tian Tallo, Kadis PMD, George Mella, Kadis Kominfo, Deny Nubatonis, Kadis PRKP, Jakob Benu, Direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun, Kadis Lingkungan Hidup, O. Ataupah, Camat Santian dan Camat Nunkolo. Namun, sebelum dinonjobkan, Kadis Lingkungan Hidup, O Ataupah diketahui sudah pensiun terlebih dahulu.

Setelah menonjobkan para Kadis, untuk sementara ke 12 OPD tersebut dipimpin oleh sekertaris OPD. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved