Perkemi NTT Juara 3 Nasional, Man Klemens: Ini Hadiah Untuk NTT
Persatuan Olahraga Kempo Indonesia NTT ( Perkemi NTT) juara 3 nasional, Man Klemens: ini hadiah untuk NTT
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | RUTENG--Persatuan Olahraga Kempo Indonesia NTT ( Perkemi NTT) meraih juara 3 dalam Kerjuaraan Nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Kempo Indonesia pada tahun 2020 yang diselenggarakan secara virtual.
Ketua Umum Perkemi Provinsi NTT, Man Klemens menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (13/11/2020).
Dijelaskan Klemens dari 28 nomor yang dipertandingkan, Porkemi NTT mengikuti 21 nomor pertandingan. Dan hasilnya Porkemi NTT memperoleh 4 medali emas, 2 medali perak dan 6 perunggu.
Baca juga: SMPN 1 Maumere Raih Prestasi di Masa Pandemi Covid-19
Atas hasil yang diperoleh ini, kata Klemens, Porkemi NTT yang berdiri pada tahun 2018 lalu ini, berhasil meraih peringkat 3 dan mengalami peningkatan prestasi dari tahun 2019 yang dilaksanakan di Bandung, Provinsi Jawa Barat yakni mendapatkan 5 emas, 1 perak dan 3 perunggu.
Karena itu menurut Klemens, NTT memiliki potensi dalam olahraga perseorangan. "meskipun organisasi ini baru berdiri 3 tahun lalu, tetapi sudah memberikan sumbangan prestasi untuk daerah NTT, ini hadiah untuk NTT,"ungkap Klemens.
Baca juga: MPA Sumba Timur Gelar Donor Darah di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu
Dikatakan Klemens, rencana Porkemi tetap mempertahan dengan prestasi yang ada, dengan harapan agar prestasi Porkemi NTT semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Selain itu, Kata Klemens, diharapkan juga ada atlet-atlet yang berasal dari Porkemi NTT untuk dapat mewakili Indonesia pada kejuaraan Internasional, sebab Porkemi tercatat sebagai anggota dari International Kempo Federation (IKF).
"Jadi kita akan terus melatih anak-anak kita di NTT sehingga bisa berprestasi baik di tingkat nasional maupun di tingkat International. Sehingga mohon dukungan dan kerja samanya dari berbagai pihak baik Pemerintah,Orang Tua dan masyarakat NTT,"pungkas Klemens. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)