Pilkada Sumba Timur

Banyak Akun Bodong, Kapolres Persilakan Buat Laporan Polisi

Saat ini memang banyak akun bodong di Facebook, karena itu kita persilakan apabila ada masyarakat yang dirugikan buat saja laporan polisi

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kapolres Sumba Timur AKBP. Handrio Wicaksono, S. IK 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - "Saat ini memang banyak akun bodong di Facebook, karena itu kita persilakan apabila ada masyarakat yang dirugikan buat saja laporan polisi. Kota akan tindaklanjut jika ada pengaduan."

Hal ini disampaikan Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, S.IK, Selasa (10/11/2020).

Menurut Handrio, berkaitan dengan banyaknya akun bodong di Facebook atau media sosial, maka pihaknya mempersilakan masyarakat yang merasa dirugikan untuk membuat laporan polisi.

Baca juga: Luna Maya: Nikmati Sumba

"Memang saat ini ramai di medsos berkaitan dengan situasi pilkada. Jadi ada yang menyerang individu dan lain sebagainya, maka kita persilakan lapor ke Polres," kata Handrio.

Dijelaskan, saat ini ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi pilkada ini untuk menjelekan salah atau atau kelompok baik Bawaslu, dan KPU maupun perorangan di medsos.

"Beberapa waktu lalu, ada rapat desk Pilkada dengan Bawaslu, Bawaslu sampaikan bahwa ada temuan akun-akun di medsos. Saat itu saya katakan, jika itu menyerang kehormatan seseorang , pencemaran nama baik, penghinaan ,fitnah, maka silahkan lapor saja ke Polres.kita akan proses " jelas Handrio.

Baca juga: Kantor Camat Buyasuri Memprihatinkan

Namun, lanjutnya, apabila sudah berkaitan dengan pilkada maka tentu memang ada Gakkumdu.

"Silakan Gakkumdu proses, tapi kalau sudah serang privasi dan mencemarkan nama baik, maka silakan lapor, agar diproses," ujarnya.

Handrio terus mengimbau semua elemen masyarakat Sumba Timur agar tidak menyebar hoaks melalui medsos.

"Saya minta agar masyarakat jangan salah gunakan medsos, terutama Facebook dan juga Instagram untuk sebar ujaran kebencian, hoaks dan saling serang privasi orang," katanya.

Dijelaskan, dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif jelang pelaksanaan Pilkada, yaitu hari H pencoblosan, maka pihaknya juga terus mengkampanyekan anti hoaks dan ujaran kebencian kepada masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved