Manajemen Bandara Soetta Larang Penjemputan Habib Rizieq, Kapolri Tak Usah Ramai Cukup Satu Dua Saja
"Selamat Datang Imam Besar Umat Islam Indonesia Dr Al Habib Muhammad Rizieq Syihab. Ayo Revolusi Akhlaq," demikian bunyi tulisan di spanduk itu
Manajemen Bandara Soetta Larang Penjemput Habib Rizieq, Kapolri Bandara Internasional Bisa Terganggu
POS-KUPANG.COM, TANGERANG - Manajemen Bandara Soekarno Hatta mulai sibuk mempersiapkan kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.
Sesuai jadwal, Rizieq tiba di Indonesia, Selasa (10/11/2020). Pria yang akrab disapa HRS ini akan mendarat melalui Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno Hatta.
Plt Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno Hatta, Haerul Anwar soal kepulangan Habib Rizieq, menjelaskan, pihaknya masih melakukan koordinasi terkait kepulangan Rizieq.

"Kami juga masih menunggu kepastiannya sampai saat ini," ujar Haerul kepada Warta Kota, Senin (9/11/2020).
Seperti diketahui HRS saat ini berada di Saudi Arabia. Para pendukungnya pun sangat menanti kepulangan tokok oposisi di era masa pemerintahan Presiden RI Jokowi.
"Ya pada intinya Bandara Soetta dalam posisi siap mengantisipasi kedatangan HRS," ucapnya.

Haerul menyatakan, jajarannya mengupayakan layanan yang terbaik. Hal itu dilakukan agar kondisi lancar, nyaman serta kondusif.
Namun di tengah keriuhan warga menyambut sosok ini, manajemen Bandara Soekarno Hatta tiba-tiba mengeluarkan pernyataan ini.
"Kami mengimbau kepada para calon penjemput beliau untuk tidak menjemput di dalam bandara," kata Haerul.
Hal ini demi mengantisipasi adanya kerumunan. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 ini.

"Kami imbau menjemput di titik akhir seperti misalkan di kediaman beliau kawasan Petamburan," ungkapnya.
Haerul menambahkan tak ada pelayanan spesial terhadap Rizieq Sihab. "Sampai sekarang treatmennya sama dengan penumpang lain," tutur Haerul.
Siapkan Penyambutan Secara Meriah
Warga di Jakarta Selatan tampaknya tak sabar menyambyt kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.