Resmikan sarana Pamsimas, Pjs Bupati: Jaga dan Rawat, Jangan Kasih Rusak
Pjs Bupati Manggarai, Dr. Drs. Zeth Sony Libing, M. Si, meresmikan sarana program penyediaan air minum dan Pamsimas
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | RUTENG - Penjabat Bupati Sementara (Pjs) Bupati Manggarai, Dr. Drs. Zeth Sony Libing, M. Si, meresmikan sarana program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat ( Pamsimas) tahun 2020 yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pemutaran kran air di kran umum inklusif di Kantor Desa Jaong, Kecamatan Satar Mese, Kamis (5/11/2020) siang lalu.
Peresmian ini juga ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dokumen serah terima penyelesaian pelaksanaan pekerjaan Pamsimas Hibah Insentif Desa (Pamsimas HID) Desa Jaong tahun 2020. Sebanyak 18 desa se-Kabupaten Manggarai mendapatkan bantuan pendanaan Pansimas di tahun 2020.
Baca juga: Rofinus Minta Segera Belajar Tatap Muka Dua Ratus Sekolah di Ende Surati Dikbud
"Untuk tahun ini, kita ada intervensi pada 18 desa dengan rincian 1 desa untuk pendanaan reguler atau desa yang baru mendapat bantuan. Desa lama yang kita perbaiki itu ada 6 desa. Sementara yang mendapat hibah sebanyak 11 desa, salah satunya Desa Jaong. Total ada 18 desa yang kita intervensi,"jelas Lamba, Ketua DPMU Pamsimas Kabupaten Manggarai yang disampaikan oleh Kabag Prokopim Setda Manggarai, Lody Moa, Minggu (8/11/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk desa yang mendapat hibah, total dana yang dikucurkan yang bersumber dari APBN senilai 200.000.000 per desa.
Baca juga: Fasty Kaget Jadi Juara Runner Up Puteri Remaja Indonesia 2020
Pjs Bupati Zeth dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah baik pusat hingga daerah, masyarakat, dan semua pihak yang telah membantu berjalannya program Pamsimas.
Ia berharap agar program Pamsimas ini benar-benar menuntaskan persoalan masyarakat akan pemenuhan kebutuhan air minum di desa.
"Saya berharap betul-betul seratus persen. Saya berharap betul-betul berkualitas. Saya berharap betul-betul merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat disini. Dia harus berfungsi dengan baik, kran-kran yang dipasang harus berfungsi dengan baik", ujarnya.
Pjs Bupati Zeth lalu mengajak seluruh elemen yang ada di desa untuk bersama-sama menjaga fasilitas air minum yang telah dibangun.
"Satu yang saya minta. Apa yang sudah dibangun itu, dijaga, dirawat dengan baik, tidak boleh ada yang kasih rusak, ingat, Kepala Desa, kalau ada yang kasih rusak, lapor polisi. Karena ada beberapa desa yang saya lihat, karena ribut, mereka kasi patah itu pipa, air tidak jalan, tidak boleh ya,"tegas Pjs Bupati Zeth
Selain itu ia juga menghimbau agar jalur pipa sepanjang 3,5 Km dari sumber air hingga ke desa harus selalu dipantau, dijaga dan dirawat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)