Rofinus Minta Segera Belajar Tatap Muka Dua Ratus Sekolah di Ende Surati Dikbud
Rofinus Wula, salah satu orangtua siswa SMPN 2 Ende mengaku sangat setuju jika KBM tatap muka atau luring untuk segera kembali dilaksanakan
POS-KUPANG.COM | ENDE - Rofinus Wula, salah satu orangtua siswa SMPN 2 Ende mengaku sangat setuju jika KBM tatap muka atau luring untuk segera kembali dilaksanakan.
Menurutnya, hal terpenting yang mesti perlu diperhatikan yakni semua sekolah, orangtua dan murid berkomitmen untuk taat protokol kesehatan penanganan Covid-19.
"Saya sebagai orangtua, setuju. Belajar tatap muka tentu punya nilai lebih ketimbang belajar dari rumah," ungkap Rofinus kepada Pos Kupang, Jumat (6/11/2020).
Baca juga: Fasty Kaget Jadi Juara Runner Up Puteri Remaja Indonesia 2020
Menurutnya, belajar dari rumah pun tidak menjamin tidak ada penyebaran Covid-19, sebab anak-anak juga biasa beraktivitas di luar rumah.
Dia berharap kebijakan untuk kembali KBM tatap muka dalam waktu dekat ini bisa secara direalisasikan.
Guna mendesak adanya KBM tatap muka, dua ratus sekolah di Kabupaten Ende baik SD maupun SMP mengajukan surat ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende agar diizinkan untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.
Baca juga: Video Syur Mirip Gisel Jadi Trending Masih Berlibur di Sumba
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende saat ini tengah memeriksa surat-surat tersebut, namun belum memutuskan sekolah mana yang bisa melaksanakan KBM tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Primus Bhato saat diwawancarai Pos Kupang di ruang kerjanya, Jumat (6/11) menjelaskan, ada edaran dari Menteri Pendidikan untuk pelaksanaan KBM tatap muka, namun kembali pada kebijakan daerah masing-masing, juga mempertimbangkan persetujuan orangtua.
Oleh karena itu, kata Primus, dalam berita acara surat yang diajukan pihak sekolah mesti ada tangan orangtua, komite dan pihak sekolah, tanda persetujuan dan kesiapan untuk melakukan KBM tatap muka.
"Banyak sekolah sudah buat surat. Animo untuk kembali kegiatan belajar mengajar di Ende memang sangat tinggi, baik murid orangtua dan pihak sekolah," ungkapnya.
Primus menunjukan, salah satu sekolah di Ende yang mengajukan surat untuk KBM tatap muka yakni SMP Ursula. Dalam surat tersebut dilampirkan perbandingan orangtua yang setuju KBM tatap muka dan yang tidak setuju.
Menurutnya, surat-surat tersebut setelah diperiksa, selanjutnya akan ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mensi Tiwe, jika disetujui bisa menerapkan KBM tatap muka.
Dia katakan, sekolah-sekolah yang berpeluang besar untuk melaksanakan KBM tatap muka yakni sekolah-sekolah yang berada di luar wilayah Kota Ende.
Sementara sekolah yang ada dalam wilayah Kota Ende perlu menunggu kebijakan Satgas Covid-19 Kabupaten Ende, yakni Bupati Ende Djafar Achmad.
Di Kabupaten Manggarai Timur kini memasuki zona hijau setelah MYS pasien 01 dinyatakan sembuh dari Covid-19. Meskipun KBM di SMPN 1 Borong tetap menerapkan protokol kesehatan.