Rabu, 29 April 2026

Berani Usik Indonesia, Ternyata Vanuatu Punya Alasan Bantu Papua, Tantowi Yahya: Ada Ikatan Ras

Presiden Vanuatu Bob Loughman yang mengangkat isu HAM di Papua dalam sidang PBB membuat seantero Indonesia marah

Editor: Alfred Dama
KompasTv
Vanuatu soroti pelanggaran HAM di Papua. 

Berani Usik Indonesia, Ternyata Vanuatu Punya Alasan Bantu Papua, Tantowi Yahya: Ada Ikatan Ras

POS KUPANG.COM -- Presiden Vanuatu Bob Loughman yang mengangkat isu HAM di Papua dalam sidang PBB membuat seantero Indonesia marah

Bahkan, akun resmi Pemerintah Vanuatu dihak yang diduga dilakukan warga Indonesia

Perawakilan Indonesia PBB juga langsung membantah keras  dan menyayangkan sikap Vanuatu yang ikut campur urusan dalam negeri Indonesia

 Dalam Sidang Umum PBB ke-75, Sabtu (26/9/2020), Vanuatu menyoroti isu pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

Perdana Menteri Republik Vanuatu, Bob Loughman menyebut Indonesia hingga kini masih melanggar hak-hak rakyat Papua

Baca juga: Menteri Luar Negeri AS Datang, Ajak Kerja Sama dengan Indonesia di Laut China Selatan Hadapi China

Baca juga: Pramugari Cantik ini Nyaris Jadi istriSule, Ini Kabar Fany Kurniawaty Tetap Ceria &Makin; Menarik

Baca juga: Lepas Dari Indonesia , Kini Timor Leste Dikuasai 4000 Orang China dan Beri Ancaman untuk Australia

Baca juga: Anak Najawa Shihab Meninggal 4Jam Setelah Dilahirkan,Sang Jurnalis Ungkap Kisah Rahasia Masa Lalunya

Ia pun meminta agar Indonesia mengizinkan Dewan HAM PBB mengunjungi Papua.

“Saya meminta pemerintah Indonesia untuk merespons seruan pemimpin Pasifik,” ujar Bob Loughman , dikutip dari Kompas.com.

Diketahui, Vanuatu merupakan negara asing yang selalu membawa isu pelanggaran HAM Papua dalam Sidang Umum PBB.

Diplomat muda perwakilan Indonesia Silvany Austin Pasaribu , dalam kesempatan tersebut lantas membalas seruan Vanuatu dengan reaksi keras,

“Anda bukanlah representasi dari orang Papua, dan berhentilah berfantasi untuk menjadi salah satunya,” kata Silvany menegaskan.

Diplomat muda Indonesia, Silvany Austin Pasaribu dalam sidang PBB, Sabtu (26/9/2020).
Diplomat muda Indonesia, Silvany Austin Pasaribu dalam sidang PBB, Sabtu (26/9/2020). (Kompas.com)

Namun sejatinya, Vanuatu dan rakyat Papua memiliki ras yang sama.

Baca Juga: Indonesia Dianggap Tak Ubahnya China Saat Diusik Mengenai Pelanggaran HAM di Xinjiang Ketika Disentil Vanuatu, Amnesty: Sungguh Tidak Ada Elegannya Sama Sekali

Hal tersebut diduga mendasari mengapa Vanuatu selalu vokal menyoroti isu kejahatan HAM di Papua.

Dilansir dari TribunWow.com, Kamis (29/10), Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya membeberkan alasan Vanuatu ikut campur terkait hal tersebut.

Dalam tayangan Youtube Akbar Faizal Uncensor, Senin (26/10/2020), Tantowi menyoroti kesamaan RAS menjadi alasannya.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved